SuaraLampung.id - Dikabarkan seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Lampung yang bekerja di Malaysia tersandung masalah. TKI ini mendapatkan siksaan dari majikannya serta gaji yang dibayarkan tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung segera bergerak mencari tahu alamat keluarga TKI yang tersangkut masalah di Malaysia.
"Kami akan bergerak melakukan klarifikasi kepada keluarga yang bersangkutan, kami ingin tahu sejauh mana atau bagaimana PMI itu bisa sampai ke Malaysia," kata Kepala UPT BP2MI Lampung Ahmad Salabi, Senin (14/6/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurutnya, informasi-informasi yang disampaikan sejumlah media massa terkait PMI asal Lampung yang tersandung masalah di Malaysia masih simpang siur, sebab mereka tidak menyebutkan nama serta alamat pasti.
Baca Juga: Calon TKI Kabur dari Lantai 4, Ada Dugaan Perdagangan Orang?
"Kami sedikit kesulitan untuk mengklarifikasinya, kemana dan siapa keluarga yang bersangkutan, prosedur PMI ini sampai ke negeri tetangga seperti apa, ini yang akan kami gali dan secepatnya akan dicari tahu," kata dia pula.
Terkait persoalan ini, lanjut dia, Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia kemungkinan sudah melakukan tindak lanjut, sebab dalam kasus tersebut BP2MI berbagi tugas dengan kedutaan setempat.
"Kalau kasusnya di Malaysia itu domainnya kedutaan, kami tidak bisa intervensi, tapi setelah pulang ke Lampung ini tugas kami untuk mengantarkan PMI ini ke keluarganya," kata dia lagi.
Dia pun mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada PMI dan warga Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa terkecuali.
"Kami akan bantu semuanya bagaimana pun statusnya mau dia PMI atau pun warga Indonesia di luar negeri," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Sempat Jadi Klaster Baru, Kasus Covid-19 di Lapas Rajabasa tinggal Dua Orang
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!
-
Jenderal Maruli: Pemecatan Pelaku Penembakan 3 Polisi Tunggu Vonis Pengadilan
-
Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Lampung untuk Mudik Lebaran 2025, Murah Meriah
-
Kopi Asal Lampung Mendunia, PPI Genjot Ekspor ke Mesir
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni