SuaraLampung.id - Sempat menjadi klaster COVID-19, jumlah kasus COVID-19 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Rajabasa Bandar Lampung sudah mengalami penurunan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Rajabasa, Bandar Lampung, Maizar mengatakan bahwa warga binaan yang terpapar COVID-19 terus menurun.
"Dari 64 warga binaan yang terpapar, kini tinggal dua orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Warga binaan tersebut kini masih menjalani isolasi mandiri di blok yang telah disediakan," kata Maizar, Senin (14/6/2021) dilansir dari ANTARA.
Ia menyebutkan Lapas Rajabasa Kelas I Bandar Lampung, terus berupaya menekan angka penyebaran COVID-19 terhadap warga binaan.
Pihaknya terus berupaya melakukan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 kepada warga binaan mulai dari berjemur, memberi vitamin, makanan tambahan, serta protokol kesehatan lainnya yang dianjurkan pemerintah.
"Kami sangat bersyukur bisa menekan angka penyebaran COVID-19 terhadap warga binaan. Kita sudah rapid test antigen kepada 64 warga binaan terakhir yang tertular dan hasilnya menurun," katanya.
Maizar mengatakan meskipun saat ini angka penularan telah menurun, tetap harus menjaga protokol kesehatan baik warga binaan maupun petugasnya sendiri sehingga kegiatan pembinaan bagi warga binaan dapat kembali terlaksana dengan baik.
Ia menambahkan menurunnya angka penularan terhadap warga binaan merupakan berkat kerja keras tenaga medis dan petugas Lapas yang terus berkomitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan.
"Kami juga sangat berterimakasih kepada Polda Lampung yang telah turut membantu dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di Lapas. Mudah-mudahan ke depan baik warga binaan maupun petugas kita semua sehat," pungkasnya. (ANTARA)
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Lampung Meningkat Tajam, Satgas Covid-19: Alarm bagi Kepala Daerah
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Transformasi Layanan Makin Kuat, BRI Boyong 36 Penghargaan di TBCCI 2026
-
Buntut Viral Uang Damai Rp600 Ribu, Seluruh Polantas Pos Payan Mas Kotabumi Diperiksa Propam
-
Cemburu! Suami di Metro Tega Bakar Istri yang Sedang Hamil Saat Tidur Pulas
-
Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur
-
Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Obrak-abrik 6 Sarang Narkoba di Pringsewu: 2 Terduga Bandar Diciduk