SuaraLampung.id - Empat tersangka begal asal Lampung Timur menyerahkan diri ke Polda Lampung. Para tersangka ini menyerahkan diri karena takut ditembak aparat kepolisian.
Diketahui aparat Polda Lampung dan jajaran sedang gencar menangkapi para tersangka kejahatan khusus pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Dalam setiap penangkapan, aparat kepolisian tak segan menembak kaki para tersangka bahkan ada yang ditembak mati. Hal ini dilakukan dalam rangka melaksanakan instruksi Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno.
Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno meminta aparat di lapangan tak segan-segan menindak tegas para pelaku kejahatan dalam upaya dalam menekan kriminalitas.
Baca Juga: Tiga Kapolres Diganti, Ini Daftar Mutasi Pejabat di Polda Lampung
Genderang perang yang ditabuh Polda Lampung ini membuat ciut empat tersangka begal asal Lampung Timur. Mereka memilih menyerahkan diri untuk menghindari tindakan tegas polisi.
Empat tersangka ini adalah MS (30), KS (35), RI (22) dan Y (36). Mereka semuanya warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
"Mereka menyerahkan diri ke Polda Lampung dengan diantar oleh kepala desa dan pihak keluarga, Jumat (28/5/2021)," ujar Pandra melalui siaran pers, Rabu (2/6/2021).
"Tersangka menyerahkan diri salah satunya karena mereka takut tindakan tegas kepolisian, sebab kepolisian tidak akan pernah segan-segan menindak pelaku yang meresahkan masyarakat," kata Pandra.
Selain karena takut terhadap tindakan tegas kepolisian, alasan lain keempat pelaku menyerahkan diri karena ada dorongan dari pihak orang tua.
Baca Juga: Begal Pantat Pria Berpeci dan Bersarung Gemparkan Warga Demak
Pandra menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, keempat pelaku ini tidak segan segan melukai korban dengan menggunakan senjata api maupun senjata tajam apabila korban tidak mau menyerahkan sepeda motornya.
Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara, pungkas Pandra.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Profil 3 Polisi Tewas saat Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Way Kanan, Semua Ditembak di Kepala!
-
Potret 3 Polisi yang Tewas saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung
-
Komplotan Begal Berpistol Berkeliaran di Jatinegara, Raja Tega sampai Bikin Korbannya Cium Aspal!
-
Viral! Pemotor Dikejar Polisi Dikira Begal, Pengamat: Saatnya Evaluasi SOP Pemeriksaan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Wanita Muda Dihabisi Suami di Kontrakan Bakauheni, Pengakuan Pelaku Bikin Geram
-
Damkar Lampung Selatan Buka Sayembara Berhadiah untuk Penangkapan Buaya di Pantai Kalianda
-
Kakak Beradik Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Bawang Latak Tuba
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan