SuaraLampung.id - Gara-gara ulah orang iseng, restoran ini harus merugi. Ya sebuah restoran menjadi korban penipuan dari ulah orang tak bertanggungjawab.
Pelaku tersebut menipu pihak restoran dengan pura-pura memesan tempat untuk buka puasa bersama. Bahkan si pelaku meminta seluruh area dikosongkan karena akan dipakai untuk acara buka puasa bersama.
Cerita ini dibagikan akun Facebook Info Kediri Raya. Diketahui seseorang memesan seluruh area di restoran tersebut untuk acara bukber atau buka puasa bersama.
Bahkan, orang tersebut meminta untuk blok seluruh area restoran, agar pengunjung lain tidak bisa makan di sana. Namun tak disangka, saat menjelang magrib, tak satu pun pelanggan yang memesan beserta tamu lainnya datang.
Hingga pukul 19.30, restoran tersebut terlihat kosong. Lebih parahnya, pihak restoran telah menyiapkan makanan dengan porsi yang cukup banyak untuk pelanggan tersebut.
"Sudah dikonfirmasi dari jam 2, katanya sudah pasti datang. Bahkan jam 5 dikonfirmasi kembali katanya sudah di jalan. Tapi nggak datang juga. Sekarang ditelepon sudah setengah 8 nggak ada kabar," ujar seorang karyawan di restoran tersebut.
Video tersebut memberi pesan agar siapapun yang ingin menggelar acara buka puasa bersama untuk bertanggung jawab atas pesanannya. Kalau memang tidak jadi, sebaiknya beri kabar pihak restoran agar mereka bisa memasukkan pelanggan yang lainnya.
"Rezeki memang Tuhan yang mengatur, tapi jangan sampai kita menjadi penutup bagi rezeki orang lain," tulis orang yang merekam video tersebut.
Hingga saat ini, video itu telah dibagikan hingga 3500 kali dan mendapatkan lebih dari 3800 komentar. Tentu saja, warganet geram dengan pelanggan yang tak bertanggung jawab ini.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Samarinda, Jumat 7 Mei 2021
"Sepertinya orang iseng ini, sabar kakak. Panggil anak yatim-piatu saja biar berkah. Yang ikhlas semoga Allah mengganti dengan yang lebih banyak," ungkap seorang warganet bernama Arbi.
"Sedih banget pasti. Sebagai sama-sama pedagang ikutan sedih, nggak kebayang gimana rasanya makanan sebanyak itu sudah siap semua. Selain capek masak, capek nyiapin juga, dan hasilnya nihil. Ya Allah tega banget sesama manusia gitu banget yaaa," ujar Dewi Yuni W.
"Buat pengajaran ya. Kalau ada orang book, deposit paling tidak total harga barang mentah. Begitulah orang kita kebanyakan percaya begitu saja. Semoga ada rezeki lain yang lebih banyak," saran Eni Sulistyowati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas