SuaraLampung.id - Kebijakan pemerintah menerapkan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 dimanfaatkan pemudik untuk mudik lebih awal. Para pemudik dari Pulau Jawa ke Sumatera sudah mulai mudik 28 Mei 2021 atau H-15 Lebaran Idul Fitri.
Para pemudik itu mudik melalui Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Arus mudik masih terus terjadi hingga Rabu (4/5/2021) kemarin.
PT Angkutan Sungai Danau Penyebrangan (ASDP) Merak mencatat telah menyeberangkan 218.982 orang penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan sejak H-15 sampai H-9 atau 4 Mei 2021 menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Manajer Usaha Pelabuhan Heru Wahyono, Rabu, mengatakan penumpang pemudik lebaran 2021 menurun drastis dibandingkan dua tahun lalu akibat merebaknya penyebaran pandemi Covid-19.
Saat ini, jumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan dari H-15 sampai H-9 atau 4 Mei 2021 tercatat 218.982 orang.
Dari 218.982 orang terdiri dari penumpang pejalan kaki 12.267 orang dan penumpang di atas kendaraan 206.715 orang.
Kebanyakan penumpang pemudik itu bertujuan menuju berbagai daerah di Provinsi Bandarlampung dan mereka dari wilayah Jabotabek.
"Kami mengapresiasi penyeberangan berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan penumpang maupun antrean kendaraan," katanya menjelaskan dilansir dari ANTARA.
Ia juga mengatakan, kendaraan yang diseberangkan menuju Pelabuhan Bakauheni itu tercatat 44.347 unit terdiri dari roda empat 24.485 unit, roda dua 1.888 unit dan truk 17.974 unit.
Baca Juga: Mulai Besok, Ribuan Polisi Serentak Stop Arus Mudik di Wilayah Sulsel
Kendaraan yang diseberangkan menuju Pelabuhan Bakauheni juga menurun drastis dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.
"Kami memastikan penumpang pemudik tahun 2021 menurun karena masih ada pandemi Corona itu," katanya.
Sementara itu, sejumlah pemudik mengaku bahwa mereka pulang lebih awal karena khawatir diberlakukan pelarangan mudik oleh pemerintah guna memutus mata rantai penularan.
Pelarangan mudik itu mulai tanggal 6 Mei 2021,sehingga lebih nyaman mudik pada H-9.
"Kami mudik ke kampung halaman cukup sederhana akibat dampak pandemi Covid-19,sehingga usahanya di Tangerang mengalami penurunan omzet," kata Mulyadi saat ditemui di Pelabuhan Merak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Ini Daftar 6 Bakal Calon Rektor Unila 20272031: Panitia Larang Keras Aksi Saling Menjatuhkan
-
Titik Api Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gempur Karhutla Lewat Operasi Udara dan Pasukan Darat
-
Pakai Uang Istri untuk Selingkuh, Suami di Bandar Lampung Bikin Sandiwara Kena Todong Senpi
-
Angin Kencang, Api Kebakaran TPS Lampung Tengah Belum Juga Padam
-
Polda Lampung Sambangi 6 Kelab Malam, 6 Pengunjung Tak Berkutik Terbukti Positif Narkoba