SuaraLampung.id - PT KAI Divre IV Tanjungkarang membuka layanan rapid test antigen bagi penumpang kereta api. Surat hasil rapid test antigen ini merupakan syarat bagi penumpang yang ingin naik kereta api di Provinsi Lampung.
Sebelumnya harga rapid test antigen yang dibuka KAI Tanjungkarang sebesar Rp 105.000. Namun mulai 9 April 2021, PT KAI Tanjungkarang menurunkan harga rapid test antigen.
“Besok para penumpang tidak lagi membayar Rp105.000 untuk rapid test antigen, tetapi cukup bayar Rp85.000 per satu penumpang, mulai diberlakukan besok,” kata Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, Kamis (8/4/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurutnya, penurunan tarif ini berlaku di seluruh wilayah kerja PT KAI Divre IV Tanjung Karang. Mengenai lokasi, Jaka menjelaskan, Divre IV Tanjungkarang hanya memberlakukan di 3 stasiun seperti Stasiun Besar Tanjungkarang, Stasiun Kotabumi dan Stasiun Baturaja.
“Bagi masyarakat yang ingin berpegian menggunakan kereta api, khususnya perjalanan jauh, bisa melakukan rapid test antigen terlebih dahulu di stasiun yang telah di tentukan,” katanya
Ia menjelaskan, para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan KA ekonomi Rajabasa wajib mematuhi aturan protokol kesehatan COVID-19 ( 3 M /mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, serta wajib melampirkan surat rapid tes antigen yang telah tersedia di 3 stasiun.
Selain itu, bila penumpang tidak membawa surat rapid test antigen maka pihak kereta api telah menyiapkan rapid test antigen dengan biaya Rp85.000. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026
-
Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa
-
Benarkah Operasional Panas Bumi Picu Gempa? PGE Ulubelu Buka Suara Soal Guncangan di Tanggamus
-
Senjata Begal Macet Saat Tembak Pemilik Motor di Bengkel Sukabumi
-
Ribuan Orang di Lampung Lepas Status Pengangguran, Tren Kerja Full-Time Melonjak