SuaraLampung.id - Banjir masih menjadi persoalan di beberapa tempat di Kota Bandar Lampung. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mempunyai cara untuk mengatasi banjir.
Yaitu dengan Program Grebek Sungai. Program Grebek Sungai adalah program membersihkan kali dan gorong-gorong di Bandar Lampung secara bergotong-royong.
"Program ini kita jalankan setiap satu pekan sekali secara bersama-sama setiap hari Jumat, dengan seluruh stakeholder dan masyarakat untuk membersihkan sedimen yang menumpuk di sungai-sungai kota ini," kata Eva Dwiana, Jumat (26/3/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurutnya, dengan mengeruk ataupun membersihkan sungai dari sampah dan sedimen yang menumpuk aliran air saat hujan dapat mengalir dengan baik.
Baca Juga: 3 Hari Beroperasi, Kamera ETLE Catat 28 Pelanggaran di Bandar Lampung
"Untuk sekarang ada di dua tempat yang sungainya kita bersihkan, di Kedamaian dan Tanjung Senang, Insya Allah semua sesuai target, yang memang air sungai sering naik saat hujan dengan dikeruk mudah-mudahan tidak lagi," katanya.
Selain itu, wali kota perempuan pertama di Bandar Lampung tersebut mengatakan akan lebih mempercantik sungai-sungai di kota ini.
"Setelah kita keruk dan sudah tidak musim hujan Insya Allah sungai-sungai akan kita percantik untuk masyarakat Bandar Lampung," kata dia.
Kemudian, ia juga menyatakan akan meninggikan tanggul di beberapa sungai di kota ini yang dirasa masih terlalu rendah.
"Nanti setelah selesai pengerukan kita juga akan coba tinggikan tanggul di beberapa sungai, saya sudah bicara bersama Dinas Pekerjaaan Umum (PU) terkait permasalahan ini," kata dia.
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Kabupaten Sigi Sulteng
Eva juga mengimbau kepada warga Bandar Lampung untuk tetap bekerja sama dalam menjaga lingkungan khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
-
Perusahaan Ban Asal Korsel Ini Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Korban Banjir
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni