SuaraLampung.id - Kisah tentang seorang nenek di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, viral di media sosial. Nenek tersebut masih harus bekerja di saat seharusnya menikmati masa tua.
Nenek itu harus banting tulang sampai malam menjadi seorang badut. Tidak sendiri, si nenek bekerja bersama anak kecil yang disebut adalah cucunya.
Sontak saja kisah nenek dan cucu ini menuai empati dari warganet. Mereka tak tega melihat seorang nenek memakai kostum badut demi sesuap nasi sampai malam.
"Ya Allah semoga nenek dan cucunya sehat selalu, panjang umur, dan diberikan rizeki yang banyak. Aamiin," balas Keihatsu.
"Maafkanlah hamba mu ini yang kurang bersyukur. Gak tega. Lindungilah nenek yang bekerja jadi badut dan cucunya, sehatkan badannya. Aamiin," doa Lilik.
"Aku ingin berbagai. Sekarang sampai kapanpun ya Allah. Aku tidak tega lihatnya. Ingat aku sendiri pas lagi kesusahan," timpal Preti.
"Lihat bocahnya keluar terenyuh hati ini. Mari kita sama-sama berdoa semoga dilancarkan rezeki kita dan rezekinya. Aamiin," sahut Surya.
Sosok nenek yang membuat publik iba tersebut pertama kali dibagikan oleh kreator TikTok @yuhdimakeup pada Sabtu (20/3/2021).
"Ya Allah rasanya menangis hati ini melihat mereka," ungkapnya seperti dikutip beritahits.id.
Baca Juga: Viral Aksi Rusuh Pria Rusak Kamera ETLE di Jalan, Ternyata Ini Faktanya
Dalam video, terlihat seseorang yang memakai kostum badut tengah ditemani oleh bocah laki-laki.
Keduanya terduduk lesu pada malam hari di pinggir jalan, persis di depan sebuah minimarket.
Dua wanita dalam rombongan yang membawa mobil menghampiri keduanya untuk memberikan beberapa kotak nasi.
Pada awalnya, sosok dalam badut tidak diketahui. Namun, setelah dibuka, rupaya ada sosok nenek di dalamnya.
Tak pelak, perjuangan hidup nenek yang memakai kostum badut bekerja sampai larut malam sembari membawa cucu tersebut membuatnya terharu.
"Pas kita dekati, seorang nenek dan cucunya yang berjuang cari nafkah pada malam hari," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka