SuaraLampung.id - Ada saja ulah driver ojek online (ojol). Baru-baru ini beredar sebuah foto seorang driver ojol membawa barang bawaan konsumen.
Namun ada hal yang membuat warganet geram dengan si driver ojol. Driver ojol itu memasang tulisan di barang yang ia bawa untuk diantar.
Tulisan yang ditempel di barang tersebut berisi kata-kata makian. Sontak saja tindakan yang dilakukan driver ojol tersebut dihujat warganet karena dianggap ada solusi lain selain mengumpat.
Dalam sebuah foto yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_ojol, Selasa (9/3/2021) tampak seorang driver ojol sedang mengendarai motor uang penuh dengan barang bawaan.
Ia diketahui hendak mengantar tiga bungkusan besar yang ada di bagian belakang sepeda motornya. Di bagian belakang bungkusan-bungkusan tersebut terlihat ada kertas bertuliskan kata-kata umpatan terhadap customer dan juga penjual.
Di kertas pertama tertulis "Jaga jarak anjing," di kertas kedua tertulis "Yang order nggak ada otak," sedangkan di kertas terakhir tertulis "Yang jual juga sama nggak punya uddell!!! Kalau bukan karena kebutuhan ogah gue bawa".
Melihat foto tersebut, para warganet lantas memberikan beragam tanggapan di kolom komentar. Sebagian besar dari mereka menilai ada solusi yang lebih tepat saat mendapat orderan seperti itu.
Para warganet menyayangkan umpatan yang ditulis. Mereka justru menyarankan driver untuk membatalkan pesanan ketika mendapat order yang seperti itu.
"Nah lu mau aja bawa.... sama aja lu sama mereka," tulis warganet dengan akun @black_white_***.
Baca Juga: Tulis Umpatan di Barang Orderan, Driver Ojol Ini Balik Dihujat Warganet
"Cancle aja, gitu aja kok repot," tulis warganet lain dengan akun @solikhunn***.
"Drivernya juga salah, masih dibawa juga tu buble," tulis warganet dengan akun @ibnu_ruslan_0***.
"Yang bawa banyak bacot. Kenapa nggak dicancel anjay," tulis warganet dengan akun @wong_ilang***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka