SuaraLampung.id - Kegiatan belajar mengajat tatap muka di Bandar Lampung hingga kini belum bisa dilaksanakan. Kegiatan belajar mengajar tatap muka dilakukan jika para tenaga pengajar sudah mendapat vaksin Covid-19.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, vaksinasi bagi tenaga pengajar baru dimulai besok, Kamis (4/3/2021). Setelah semua tenaga pengajar mendapat vaksinasi Covid-19, barulah kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa dilakukan.
Itu pun dengan syarat Bandar Lampung sudah menjadi zona hijau. "Apabila tenaga pendidik sudah divaksinasi semua dan Bandar Lampung telah masuk zona hijau barulah kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat dilakukan," ujar Eva Dwiana, Rabu (3/3/2021) dilansir dari ANTARA.
Apabila kegiatan belajar mengajar tatap muka sudah dimulai, Eva mengatakan, tetap menerapkan protokol kesehatan dan dilakukan secara bertahap.
Vaksinasi tahap dua bagi petugas pelayan publik di Bandar Lampung sudah dimulai. Vaksinasi tahap dua ini diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri dan pelayan publik lainnya.
Eva Dwiana mengatakan, vaksinasi tahap dua sudah berjalan di sejumlah instansi publik di Bandar Lampung.
Ia berharap dengan adanya vaksinasi ini kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia khususnya Kota Bandar Lampung dapat ditekan sehingga pandemi cepat berakhir dan aktivitas berjalan dengan normal.
"Sekarang yang divaksinasi memang baru tenaga pelayanan, besok tenaga pendidik atau guru akan mulai divaksinasi, agar anak-anak bisa belajar tatap muka lagi dan petugas pelayanan dapat lebih sigap melayani masyarakat," kata dia.
Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Desti Mega Putri mengungkapkan vaksinasi tahap kedua ini dilaksanakan di sejumlah instansi pemerintahan dan di 31 puskemas.
Baca Juga: Sudah Naik Motor Sendirian, Kakek Wato Tak Bisa Vaksin Gegara Pesan Hoaks
"Kita lakukan vaksinasi di Kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Perizinan, kemudian Dinas Pendidikan, Rumah Sakit Bhayangkara dan Biddokes Polda Lampung untuk polisi dan Rumah Sakit DKT untuk TNI serta di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari)," kata dia.
Sedangkan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Puskesmas diperuntukan bagi masyarakat umum sesuai kriteria yang telah ditentukan.
"Vaksin sudah kita serahkan kepada puskesmas dan TNI/Polri dan Kejari, namun berapa yang divaksinasi masih belum kita dapatkan kemungkinan setelah selesai baru akan ada rekapnya. Kita upayakan vaksinasi tahap kedua dosis pertama ini selesai dua pekan," kata dia.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapatkan vaksin Sinovac sebanyak 3.200 vial atau 32.000 dosis vaksin untuk vaksinasi tahap dua termin pertama ini guna memvaksinasi orang lanjut usia (lansia), dan pelayan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong