SuaraLampung.id - Bulog memastikan stok beras di Provinsi Lampung mencukupi bagi kebutuhan masyarakat. Kepala Perum Bulog Divre Regional Lampung, Faisal mengatakan, stok beras yang ada tercatat berjumlah 38.000 ton.
Menurut dia, jumlah stok beras tersebut dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Lampung hingga satu tahun. Ia mengatakan jaminan atas ketersediaan stok beras tersebut dilakukan dengan terus melakukan serapan gabah dari petani yang ada di Provinsi Lampung.
"Beras medium ataupun premium untuk konsumsi masyarakat semua aman terutama menjelang Ramadhan karena kita terus melakukan serapan gabah petani yang ada di Provinsi Lampung," katanya, Senin (15/2/2021) dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan dalam memenuhi kebutuhan publik atas pangan Bulog telah menyalurkan beras kategori medium dari stok nasional untuk melakukan stabilisasi harga, sedangkan dari sisi komersial telah beras kualitas premium telah dijual secara langsung dengan jangka waktu maksimal 1 bulan.
"Kita memiliki dua tugas selain sisi komersil kita juga melaksanakan tugas untuk memenuhi kebutuhan publik atas pangan sehingga ketersediaan pangan di gudang Bulog dipastikan terjaga," ucapnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
"Luasan panen padi Lampung tahun 2020 mengalami kenaikan sebanyak 79 ribu hektar sehingga total ada 544 ribu hektar jauh lebih luas dibanding tahun sebelumnya yang hanya 440 hektar," ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya penambahan jumlah luasan panen serta produksi beras juga mengalami kenaikan sebanyak 1,49 juta ton menjadi 252 ribu ton dapat membantu menjaga ketahanan pangan di Lampung terutama di masa pandemi COVID-19.
"Pengendalian harga beras, menjaga ketersediaan beras dan peningkatan produksi beras akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pangan dan perekonomian Lampung," ujarnya lagi.
Baca Juga: Dua Mobil Lolos Pakai 1 E-Toll, Hutama Karya Akui Ada Kesalahan Sistem
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam