SuaraLampung.id - Kesuksesan Dedi Mulyadi seperti sekarang ini tak lepas dari sosok sang ibu. Berkat perjuangan ibunyalah, Dedi Mulyadi bisa menjadi anggota DPR RI seperti saat ini.
Dedi Mulyadi adalah politisi Partai Golkar yang duduk sebagai anggota DPR RI di Komisi IV. Sebelum menjadi politisi di Senayan, Dedi Mulyadi adalah Bupati Purwakarta.
Keberhasilan Dedi Mulyadi di dunia politik tak lepas dari sosok sang ibu. Menurut Dedi Mulyadi, ibunya lah yang berjuang menghidupi anak-anaknya seperti sekarang ini.
Dedi Mulyadi menceritakan latar belakang keluarganya di YouTube Deddy Corbuzier berjudul "KAKEK KOSWARA, HANCUR HANCURAN- Deddy Corbuzier Podcast Dedi Mulyadi".
Dedi Mulyadi adalah anak dari pensiunan tentara. Sang ayah adalah pejuang di masa revolusi dengan pangkat Prajurit Kepala. Namun ayahnya harus pensiun di usia 28 tahun karena depresi.
Dedi Mulyadi mengatakan, ayahnya pernah diracun oleh mata-mata Belanda hingga muntah-muntah. Setelah itu sang ayah ikut dalam Operasi Penumpasan DI/TII.
Saat operasi itu, hanya ayah Dedi Mulyadi selamat. Teman-teman lainnya satu kompi gugur di medan tempur. Sejak itu ayah Dedi Mulyadi depresi. Ayahnya sering teriak-teriak sendiri sambil tangannya seperti memegang senjata. "Karena di komplek depresi, teriak-teriak, akhirnya dipulangkan," kata Dedi.
Sejak itulah sang ibu menjadi tulang punggung keluarga yang harus menghidupi sembilan anaknya. "Ibu saya ngambil cangkul ke sawah," kata Dedi Mulyadi.
Saking hidupnya susah, Dedi Mulyadi pernah makan hanya dengan garam. Bahkan kata dia, ibunya pernah mengambil belalang lalu digoreng untuk dimakan.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Yakin Drama Anak Gugat Ayah Rp3 Miliar Berakhir Indah
Sang ibu juga tidak pernah menunjukkan kesusahannya di depan anak-anaknya. Menurut Dedi Mulyadi, setiap malam ibunya membuat makanan untuk anak-anaknya. Sementara sang ibu menahan lapar hingga tidak bisa tidur.
Ternyata kebiasaan ini berdampak pada daya ingat ibu. Ibu Dedi Mulyadi kehilangan daya ingat saat Dedi Mulyadi menjadi Wakil Bupati Purwakarta.
Yang membuat Dedi Mulyadi salut, ibunya mampu menyekolahkan sembilan anaknya tanpa menjual aset-asetnya. Bagi Dedi Mulyadi, ibunyalah guru ekonomi bagi dirinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
BRI Dipastikan Bersih dalam Kasus Kredit PT SAL dan PT BSS, Kerugian Negara Sudah Kembali
-
Nasib Jurnalis di Lampung: Gaji Dicicil, BPJS Nunggak, LBH Siap Seret Perusahaan ke Pidana
-
Transaksi QRIS di Lampung Tembus Rp1,8 Triliun
-
Lansia Dikira Tertidur di Lantai Atas Masjid Metro, Saat Dibangunkan Ternyata Sudah Tiada
-
Setoran Pajak di Lampung Tembus Rp3,32 Triliun, Sinyal Kuat Bisnis Kian Bergairah?