SuaraLampung.id - Minum susu dianjurkan karena baik untuk kesehatan. Biasanya orang-orang minum susu saat sarapan.
Ternyata minum susu sebelum tidur juga banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Hal ini disebabkan oleh kandungan tritofan pada susu dan produk susu. Tritofan adalah asam amino yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Triptofan memiliki efek menenangkan dan sedatif yang pada gilirannya dapat menyebabkan tidur. Susu juga mengandung melatonin, hormon yang berfungsi sebagai neurotransmitter dan membantu mengatur pola tidur dan bangun.
Selain itu protein spesifik yang terkandung dalam susu seharusnya memicu reseptor GABA di otak yang membantu mengurangi kecemasan dan stres sehingga memicu tidur.
Dilansir Suara.com dari parenting.firstcry.com, di bawah ini terdapat beberapa manfaat mengonsumsi susu sebelum tidur bagi kesehatan. Manfaat tersebut antara lain:
1. Membantu tidur dengan baik
Meminum susu sebelum tidur, sangat berguna untuk meningkatkan kualitas tidur. Susu memiliki triptofan dan peptida bioaktif yang dapat memengaruhi pola tidur secara positif.
Selain itu, susu juga sangat baik untuk orang yang mengalami stres. Susu akan memberikan relaksasi sehingga membuat tidur menjadi lebih tenang.
Baca Juga: Masalah Pencernaan yang Jadi Gejala Covid-19 dan 4 Berita Kesehatan Lain
2. Membantu penurunan berat badan
Sering kali dikatakan jika mengonsumsi susu akan menambah berat badan. Rupanya, selain menambah, susu bisa juga untuk membantu untuk menurunkan berat badan.
Meminum susu saat malam akan membuat kenyang sehingga tubuh tidak akan terbangun saat malam karena lapar. Hal itu akan membantu untuk mengurangi mengonsumsi camilan saat malam hari.
3. Membentuk tulang yang sehat
Susu mengandung vitamin D yang tinggi. Hal ini sangat baik untuk penyerapan kalsium pada tubuh untuk pembentukan tulang. Selain itu, vitamin D juga dapat mengimbangi terjadinya dan kerusakan yang disebabkan oleh banyak penyakit seperti osteoporosis, jantung, dan diabetes.
4. Baik untuk kesehatan kulit
Susu mengandung vitamin B12 yang dapat membantu mencegah hilangnya elastisitas kulit dan kolagen yang membuatnya tampak cerah.
Selain itu, vitamin A yang terdapat pada kulit juga membantu pembentukan sel baru yang melawan berbagai penyakit kulit. Oleh karena itu, susu sangat baik bagi kesehatan kulit.
5. Memberikan energi
Mengonsumsi susu pada malam hari akan memberikan energi pada seseorang saat bangun dari tidur. Hal ini karena susu membantu memberikan energi kepada seseorang yang mengonsumsinya. Oleh karena itu, saat mengonsumsi susu pada malam hari akan memberikan energi pada keesokan harinya.
6. Mengurangi stres
Protein, Lactium yang ditemukan dalam susu dapat menghasilkan pengaruh yang menenangkan pada tubuh dengan mengurangi tekanan darah, mengendurkan otot dan menurunkan kadar kortisol, hormon yang dilepaskan oleh tubuh saat sedang stres.
Selain itu, lactium juga dapat memengaruhi reseptor otak, hal ini sangat membantu mengendalikan stres dan kecemasan.
7. Mengontrol kolestrol
Susu mengandung protein yang berguna untuk menurunkan kolestrol jahat (LDL) serta menambah kolestrol baik (HDL). Di samping itu, susu kaya akan vitamin A,D dan kaslum yang memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.
8. Baik bagi pencernaan
Salah satu manfaat mengonsumsi susu yaitu baik untuk pencernaan. Susu ketika dicampurkan dengan madu, akan memelihara bakteri baik serta menghilangkan bakteri jahat yang menjadi penyebab penyakit di usus.
9. Meredakan gejala pilek dan batuk
Saat mengalami batuk dan pilek, susu dapat menjadi obat untuk mengatasinya. Cukup mencampurkan susu dengan sedikit kunyit akan meredakan gejala pilek dan batuk. Hal ini karena sifat antioksidan dan antibakteri dari susu kunyit dapat mempercepat proses pemulihan.
10. Mengatasi gangguan pada usus
Selain baik untuk proses pencernaan, meminum susu sata malam hari dapat meredakan keasaman pada usus serta mencegah masalah pertu seperti sembelit, perut kembung.
Asam laktat yang terdapat dalam susu dapat membantu menetralkan penumpukan keasaman di usus. Selain itu, kandungan kalsium susu dapat berfungsi untuk menyerap kelebihan asam yang diproduksi di perut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Potong Jalur Birokrasi: Bandar Lampung Minta Dana Pajak Rokok Tak Lagi Mampir di Provinsi
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan