- Bus Adhi Prima terguling di Mesuji pada Senin dini hari akibat sopir mengalami microsleep.
- Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga penumpang tewas dan dua puluh dua orang lainnya mengalami luka-luka.
- Pengemudi bus melarikan diri dari tempat kejadian sementara polisi saat ini sedang memburunya.
SuaraLampung.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera KM 190, Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Senin (28/9/2026) dini hari.
Sebuah bus penumpang antarkota Adhi Prima bernomor polisi B 7055 JGA terguling hebat usai sang pengemudi diduga tertidur sesaat (microsleep).
Tragedi ini merenggut nyawa tiga orang penumpang. Dua korban meregang nyawa seketika di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat mendapatkan penanganan darurat di Puskesmas Wira Bangun.
Tiga korban meninggal dunia masing-masing bernama Mutia (28), Solbian (55), asal Palembang dan Sabar berasal dari Seberuk.
Baca Juga:Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter
Tak hanya merenggut tiga nyawa, kecelakaan tunggal bus trayek Lampung menuju Palembang ini juga mengakibatkan 22 penumpang lain terluka.
Rinciannya, 7 orang menderita luka berat, 15 orang mengalami luka ringan, dan 7 penumpang lainnya dilaporkan selamat tanpa cedera fisik.
Ironisnya, alih-alih menolong para korban yang bergelimpangan di dalam bangkai kendaraan, sang pengemudi bus yang belum diketahui identitasnya justru melarikan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Kasat Lantas Polres Mesuji, AKP Heny Gustiana mengonfirmasi peristiwa tersebut. Saat ini pihak kepolisian tengah fokus menangani para korban sembari memburu sang pengemudi yang kabur.
"Bus membawa total 32 orang penumpang. Saat melintas di KM 190, pengemudi diduga mengalami microsleep sehingga kendaraan kehilangan kendali, keluar lajur, dan langsung terbalik. Usai peristiwa nahas itu, sopir langsung kabur meninggalkan TKP," ungkap AKP Heny, Senin (28/9/2026).
Baca Juga:Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS
Jajaran Satlantas Polres Mesuji yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Wira Bangun untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Tiga jasad korban meninggal dunia saat ini telah dijemput oleh pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.
Sementara itu, bagi penumpang yang selamat atau mengalami luka ringan, pihak pengelola telah menyediakan bus pengganti untuk mengantar mereka melanjutkan perjalanan ke kota tujuan.
Menyikapi insiden maut ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keras kepada para sopir kendaraan angkutan umum lintas provinsi agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya pengemudi angkutan umum jarak jauh, untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jika lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat. Ingat, ada puluhan nyawa yang Anda bawa," pungkas AKP Heny.