Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah

Warga Desa Sukorahayu menghibahkan tanah pribadi seluas 20x600 meter tanpa ganti rugi

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:28 WIB
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah
Warga Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur (Lamtim) menghibahkan lahan untuk pembangunan tanggul pembatas sebagai upaya mencegah konflik dengan gajah Sumatera. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Warga Desa Sukorahayu menghibahkan tanah pribadi seluas 20x600 meter tanpa ganti rugi pada Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Langkah ini dilakukan untuk membangun tanggul pembatas guna mengakhiri konflik panjang dengan kawanan gajah Sumatera.
  • Pembangunan tanggul diharapkan mampu melindungi hasil pertanian warga sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang.

SuaraLampung.id - Selama puluhan tahun, warga Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, hidup dalam kecemasan yang berulang.

Di sela-sela hijaunya tanaman padi, bayang-bayang kawanan gajah Sumatera sering kali hadir sebagai ancaman yang mampu meluluhlantakkan mata pencaharian mereka hanya dalam semalam.

Kini, sebuah babak baru sedang ditulis. Alih-alih mengeluh, warga desa justru mengambil langkah progresif. Mereka menghibahkan tanah pribadi demi pembangunan tanggul pembatas, sebuah benteng pertahanan yang diharapkan bisa mengakhiri konflik panjang antara manusia dan sang raksasa hutan.

Kabar burung yang menyebutkan pembangunan tanggul menghambat akses petani ke sawah dibantah keras oleh Kepala Desa Sukorahayu, Afria Syahdi. Baginya, tanggul ini justru merupakan kunci keselamatan ekonomi warga.

Baca Juga:Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?

"Kalau diberitakan akses warga terhambat, itu salah besar. Justru kami, desa dan petani, sudah sepakat bulat. Kami malah minta supaya pembangunannya segera jalan dan cepat selesai," tegas Afria, Jumat (21/8/2026).

Tak tanggung-tanggung, warga telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 20 meter x 600 meter untuk proyek ini. Menariknya, tak ada tuntutan ganti rugi.

Dukungan ini diwujudkan lewat kesediaan warga membuat surat pernyataan hibah agar proyek nasional ini tak terganjal masalah hukum di kemudian hari.

Membangun benteng di Sukorahayu bukan perkara mudah. Afria menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah tersebut merupakan lahan gambut. Artinya, alat berat dan material tidak bisa langsung bekerja begitu saja.

"Tanahnya di sini sedikit gambut, jadi perlu ditimbun dan dikeraskan dulu. Tidak bisa langsung dibangun. Inilah mengapa kami ingin proses ini segera dimulai agar pengerjaannya bisa maksimal," tambahnya.

Baca Juga:Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia

Salah satu warga yang merelakan tanahnya adalah Rahmad. Bagi Rahmad, kehilangan beberapa meter lahan jauh lebih ringan dibandingkan terus-menerus menanggung kerugian akibat serangan gajah yang tak terduga.

"Saya pribadi sudah hibahkan tanah tanpa menuntut ganti rugi atau kompensasi. Yang penting tanggulnya jadi dan konflik gajah ini selesai," ujar Rahmad.

Ia menceritakan betapa pedihnya melihat sawah yang siap panen hancur dalam sekejap saat gajah masuk ke pemukiman. Kini, saat musim tanam mulai tiba, doa para petani hanya satu: tanggul itu segera berdiri kokoh.

"Kalau tanggulnya selesai, petani bisa tidur lebih tenang. Kami ingin bekerja tanpa rasa was-was lagi," tutupnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini