- Seorang lansia berinisial S ditemukan meninggal dunia di masjid wilayah Imopuro, Metro Pusat pada Kamis, 18 Juni 2026.
- Pihak kepolisian segera melakukan olah TKP dan identifikasi mendalam terhadap jenazah untuk memastikan penyebab kematian korban tersebut.
- Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda kekerasan dan korban diduga meninggal akibat riwayat penyakit jantung yang dideritanya.
SuaraLampung.id - Kamis malam (18/6/2026) di Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, seorang anak cemas mencari ayahnya, S (68), yang tak kunjung memberikan kabar sejak siang hari. Pencarian itu membawanya ke sebuah masjid, tempat yang biasa sang ayah datangi untuk bersujud.
Namun, takdir menuliskan akhir yang berbeda di Rumah Tuhan tersebut. Sang ayah ditemukan dalam posisi tenang di lantai atas masjid, seolah sedang beristirahat di tengah keheningan malam.
Kepada marbot masjid, sang anak menanyakan keberadaan ayahnya. Marbot tersebut kemudian memberitahu bahwa memang ada seorang pria yang terlihat sedang tertidur lelap di lantai atas sejak tadi. Bergegas mereka naik untuk membangunkan pria tersebut.
Napas seketika tercekat saat mereka mendapati kenyataan pahit. S tidak sedang tertidur. Ia telah mengembuskan napas terakhirnya dalam kesendirian. Kejadian ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib.
Baca Juga:Empat Bulan Bekerja, Buruh Rongsok di Metro Malah Gasak Emas Istri Majikan
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Metro segera merespons. Tak butuh waktu lama, Pamapta bersama Tim INAFIS Polres Metro dan Polsek Metro Pusat langsung mengamankan lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tim INAFIS melakukan identifikasi mendalam guna memastikan penyebab pasti kematian sang lansia. Kapolres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi bukan hanya soal prosedur hukum, melainkan bentuk pelayanan.
"Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat untuk memberikan kepastian. Ini komitmen kami memberikan pelayanan yang responsif dan profesional," tegas AKBP Hangga.
Hasil pemeriksaan awal Tim INAFIS membawa titik terang sekaligus kelegaan bagi keluarga. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
S diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga menjadi penyebab ia berpulang saat sedang beristirahat di masjid.
Baca Juga:Bocah 13 Tahun Ditebas Senjata Tajam di Metro, Pelaku Diringkus Polisi