- Rumus Pythagoras ($c^2 = a^2 + b^2$) diterapkan pada segitiga siku-siku untuk menghitung sisi miring ($c$) dan sisi siku-siku ($a$ dan $b$).
- Penggunaan rumus ini memerlukan identifikasi tepat sisi miring yang berhadapan langsung dengan sudut 90 derajat pada bangun datar tersebut.
- Contoh soal menunjukkan aplikasi rumus pada kasus tangga bersandar di dinding dan menghitung diagonal lapangan berbentuk persegi panjang.
SuaraLampung.id - Rumus Pythagoras adalah salah satu materi matematika yang paling sering muncul di sekolah. Meski rumusnya singkat, banyak siswa masih bingung saat harus menerapkannya ke soal cerita. Kesalahan biasanya terjadi karena tidak mengenali sisi mana yang harus dihitung.
Agar tidak keliru lagi, berikut penjelasan rumus Pythagoras lengkap dengan contoh penggunaannya dalam soal cerita yang mudah dipahami.
Apa Itu Rumus Pythagoras?
Rumus Pythagoras digunakan pada segitiga siku-siku, yaitu segitiga yang memiliki satu sudut 90 derajat.
Rumusnya adalah:
Baca Juga:Nelayan di Lampung Ditemukan Tewas Setelah Kapalnya Terbalik Saat Melaut
c² = a² + b²
Keterangan:
c = sisi miring (hipotenusa)
a dan b = sisi siku-siku
Sisi miring selalu berhadapan dengan sudut siku-siku.
Cara Menggunakan Rumus Pythagoras
Pastikan bangun yang digunakan adalah segitiga siku-siku
Tentukan sisi miring dan sisi siku-siku
Masukkan nilai ke rumus
Hitung hasilnya dengan teliti
Contoh Penggunaan Rumus Pythagoras dalam Soal Cerita
Baca Juga:7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
Contoh 1: Tangga dan Tembok
Soal:
Sebuah tangga disandarkan ke dinding. Jarak kaki tangga ke dinding 6 meter dan panjang tangga 10 meter. Berapa tinggi dinding yang dicapai tangga?
Penyelesaian:
c = 10
a = 6
b² = 10² − 6²
b² = 100 − 36
b² = 64
b = 8 meter
Contoh 2: Lapangan Persegi Panjang
Soal:
Sebuah lapangan berbentuk persegi panjang memiliki panjang 12 meter dan lebar 5 meter. Berapa panjang diagonal lapangan?
Penyelesaian:
c² = 12² + 5²
c² = 144 + 25
c² = 169
c = 13 meter
Kesalahan yang Sering Terjadi
1. Salah menentukan sisi miring
2. Menggunakan rumus pada segitiga yang bukan siku-siku
3. Keliru menjumlahkan atau mengurangkan kuadrat
4. Lupa mengakarkan hasil akhir