Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat! Strategi Delay System Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni

jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, terus meningkat

Wakos Reza Gautama
Rabu, 02 April 2025 | 20:39 WIB
Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat! Strategi Delay System Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni
Jumlah penumpang di masa arus balik mulai meningkat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Arus milir Lebaran 2025 mulai terlihat di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (2/4/2025). Kendaraan sudah memenuhi kantong parkir dermaga.

General Manajer (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Syamsudin mengatakan untuk mengatasi lonjakan dan penumpukan kendaraan pemudik pihaknya telah menyiapkan strategi, seperti sistem tunda dan skrining tiket.

"Kita akan menerapkan delay system (sistem tunda) dan skrining tiket di setiap rest area, (tempat rehat) agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pemudik di area pelabuhan," kata dia.

Mereka yang melintasi Pelabuhan Bakauheni umumnya melakukan perjalanan dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran 2025: Diskon Penyeberangan Bakauheni-Merak Hingga 36 Persen

Syamsudin menjelaskan hingga saat ini jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan dari tempat itu menuju Pelabuhan Merak, Provnisi Banten terus meningkat.

Berdasarkan data 12 jam terakhir di Posko ASDP Cabang Bakauheni, jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan 15.778 orang, sedangkan kendaraan pemilir 3.986 unit.

Jumlah penumpang 15.778 orang itu, terdiri atas menjadi 2.085 penumpang pejalan kaki dan 13.693 penumpang di dalam kendaraan, sedangkan kendaraan pemudik 3.986 unit, terdiri atas roda dua 1.506 unit, roda empat (3.238), bus (56), dan truk (183).

Syamsudin mengimbau pengguna jasa penyeberangan membeli tiket Ferizy sejak jauh hari serta meningkatkan kewaspadaan dan kesehatan selama perjalanan menuju tempat tujuan milir.

Dia mengimbau untuk calon pemudik dari Pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP untuk membeli tiket dari jauh hari.

Baca Juga:Fokus Arus Balik 2025: Polda Lampung Siagakan Personel, Titik Krusial Dijaga Ketat

"Kami juga mengimbau kepada para pemudik yang hendak melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman untuk selalu menjaga kesehatan dan ikuti arahan dari petugas kami yang ada di lapangan," ucapnya.

Pelabuhan Panjang Jadi Cadangan

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pengaktifan kembali Pelabuhan Panjang di arus balik Lebaran 2025 merupakan opsi cadangan bila terjadi kepadatan.

"Sepertinya kami akan melakukan skenario yang sama saat arus balik kali ini, serupa dengan saat arus mudik kemarin dalam mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pemilir," ujar Rahmat Mirzani Djausal, Rabu (2/4/2025).

Ia mengatakan, pengaturan arus lalulintas dari Jalan Tol Trans Sumatera, dan digunakannya tiga pelabuhan penyeberangan di Lampung seperti saat arus mudik akan tetap dilakukan.

"Dan untuk skenario cadangan juga sudah disiapkan seandainya ada kemacetan atau membeludaknya kendaraan saat arus balik, salah satunya dengan mengaktifkan Pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan alternatif," katanya.

Mirza melanjutkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi serta pemantauan selama arus balik berlangsung, terutama saat puncak arus balik pada 7-8 April 2025.

"Teknis pelaksanaan nanti akan dilakukan oleh tim yang ada di lapangan, tapi memang pengaktifan Pelabuhan Panjang hanya jadi opsi cadangan. Sebab di Pelabuhan Ciwandan hanya bisa digunakan di malam hari, sehingga kami akan lihat dahulu untuk aktivasi Pelabuhan Panjang terkait ini," ucap dia.

Menurut dia, pada Senin (31/3/2025) Menteri Perhubungan telah mengunjungi Pelabuhan Bakauheni untuk mengevaluasi pelaksanaan arus mudik dan untuk mengatur skema di arus balik.

"Memang ada beberapa hal yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan, seperti perlu mempersiapkan dan diperbaikinya beberapa cara agar arus pemilir di arus balik ini lancar bisa berjalan dengan sempurna," tambahnya.

Menhub Tinjau Pelabuhan Bakauheni

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan kelancaran Pelabuhan Bakauheni Lampung saat angkutan arus balik Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Saya ke sini untuk memastikan teman-teman di Pelabuhan Bakauheni menyiapkan segala sesuatunya agar menjadi lebih baik," kata Menhub di sela mengecek persiapan arus balik pada sarana dan prasarana transportasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sebagaimana keterangan di Jakarta, Selasa (1/4/2025).

Menhub Dudy mengatakan kedatangannya bertujuan untuk memastikan sejumlah langkah persiapan dalam menghadapi arus balik, seperti penyelenggaraan pelabuhan seperti delaying system dan pengaturan flow.

"Di situlah intinya salah satu tools kita supaya penyelenggaraannya jadi lebih baik,” ujar Menhub.

Lebih lanjut, Menhub mengatakan sejumlah langkah yang diambil untuk mempersiapkan arus balik di Pelabuhan Bakauheni antara lain clustering, delaying system serta buffer zone.

Selain itu juga disiapkan kantong-kantong untuk parkir, termasuk delaying system agar para penumpang tidak menunggu terlalu lama di pelabuhan.

"Jadi itu semua adalah langkah-langkah teknis yang disiapkan, yang pada ujungnya adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, terkait jumlah kapal dan pelabuhan, Menhub memastikan masih sangat cukup untuk menampung pemudik.

"Ada 67 kapal, yang dikerahkan sekitar 40-an. Nanti dari Lampung juga ada tiga pelabuhan yang dioperasikan yaitu Pelabuhan Wika Beton, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, serta Pelabuhan Bakauheni,” ucapnya. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini