Bandar Lampung Banjir Parah, DPRD: Salah Fokus Pembangunan 2024

mendorong Pemerintah Kota dan Dinas PU untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar dalam upaya penanggulangan banjir.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:44 WIB
Bandar Lampung Banjir Parah, DPRD: Salah Fokus Pembangunan 2024
Banjir di Bandar Lampung dalam dua bulan terakhir merupakan dampak tidak fokusnya program penanganan banjir pada tahun 2024. [Lampungpro.co]

SuaraLampung.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung  Rizaldi Adrian menilai banjir besar yang terjadi sepanjang Januari hingga Februari 2025 merupakan dampak dari kurangnya fokus pada penanganan drainase dalam pembangunan tahun sebelumnya.

“Banjir dalam dua bulan terakhir merupakan akibat dari kurangnya perhatian terhadap sistem drainase di tahun 2024. Saat itu, pembangunan Kota Bandar Lampung memang tidak difokuskan pada mitigasi banjir,” ujar Rizaldi dikutip dari Lampungpro--jaringan Suara.com, Jumat (28/2/2025).

Sebagai langkah konkret, DPRD Kota Bandar Lampung akan mendorong Pemerintah Kota dan Dinas PU untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar dalam upaya penanggulangan banjir.

Menurut Rizaldi, alokasi anggaran yang tahun ini harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur drainase atau sejenis guna mengurangi dampak banjir di masa mendatang.

Baca Juga:Hujan Sebentar, Bandar Lampung Banjir Lagi! Warga: "Kami Was-was Tiap Hujan Turun"

“DPRD akan terus mengawal kebijakan pemerintah, khususnya dalam penganggaran, agar masalah banjir bisa diminimalkan. Kami akan mengupayakan agar dana yang tersedia dapat dialokasikan lebih banyak untuk pembangunan drainase serta perbaikan infrastruktur yang terdampak banjir,” jelas Rizaldi.

Dengan banyaknya kejadian banjir dalam dua bulan terakhir, DPRD Kota Bandar Lampung berharap Pemerintah Kota dapat segera melakukan tindakan strategis dalam pengelolaan infrastruktur drainase.

Keputusan cepat dan tepat dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat mencegah bencana serupa di masa mendatang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini