SuaraLampung.id - Jalan Terusan Endro Suratmin akses menuju Desa Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan, kondisinya rusak parah. Banyak lubang di kedua sisi jalan menuju tempat "groundbreaking" Jalan Tol Trans Sumatera itu.
Pantauan wartawan ANTARA, di Lampung Selatan, Selasa (2/5/2023), di Jalan Terusan Endro Suratmin yang merupakan salah satu akses utama menuju Desa Sabah Balau kondisinya rusak parah sepanjang sekitar 1 kilometer.
"Tolonglah pemerintah perhatikan, dan harus diperhatikan Jalan Endro Suratmin ini, mau kapan lagi diperbaiki," kata salah seorang warga setempat Awi (45).
Dia mengatakan bahwa akibat dari rusaknya Jalan Terusan Endro Suratmin tersebut sudah banyak korban kecelakaan di jalur tersebut, bahkan menyebabkan warga meninggal dunia karena terjatuh.
Baca Juga:Pemerintah Lampung Buru-buru Perbaiki Jalan Gegara Jokowi? Begini Kata Menteri PUPR
"Kecelakaan banyak, karena menghindari lubang-lubang di jalan itu, tahun 2022 malahan ada seorang ibu yang jatuh di jalan itu meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit," kata dia.
Menurutnya, terakhir kali jalan tersebut diperbaiki atau diaspal sekitar 4 sampai 5 tahun yang lalu setelah ruas jalan tol selesai dibangun. Gerbang Tol Kotabaru ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tak jauh dari ruas jalan ini.
"Jadi dulu itu karena jalan ini memang rusak parah, warga komplain ke Waskita (Karya) kemudian diuruk oleh mereka dari sisa-sisa pembangunan jalan tol itu," ujarnya pula.
Namun, berjalan waktu jalan yang diuruk ternyata menimbulkan masalah yakni debu saat musim kemarau dan becek saat musim hujan, sehingga warga menyampaikan komplain lagi, kemudian pemerintah membenahi dengan diaspal.
"Tapi kenyataannya belum 10 tahun bahkan belum 5 tahun saja, aspalnya sudah rusak berlubang lagi," kata dia.
Baca Juga:Jokowi Bakal Sidak Jalan Rusak di Lampung Jumat Besok
Bahkan, ujar dia lagi, warga setempat swadaya untuk menutup lubang-lubang yang ada di jalan tersebut dengan batu kapur, guna meminimalisir adanya kecelakaan akibat jalan rusak.
- 1
- 2