Buron 2 Bulan, Mantan Kades Hanau Berak Ditangkap saat Bersama Istri Muda di Jakarta

Mirza ditangkap saat bersama istri mudanya di Jakarta Utara

Wakos Reza Gautama
Rabu, 30 November 2022 | 08:17 WIB
Buron  2 Bulan, Mantan Kades Hanau Berak Ditangkap saat Bersama Istri Muda di Jakarta
Ilustrasi penangkapan. Mantan Kades Hanau Berak, Padang Cermin, Pesawaran, ditangkap karena kasus korupsi dana desa. [Pixabay/KlausHausmann]

SuaraLampung.id - Aparat Polres Pesawaran menangkap mantan Kepala Desa Hanau Berak Padang Cermin, Pesawaran bernama Mirza Gulam Ahmad (50), tersangka korupsi dana desa, Senin (21/11/2022).

Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan, Mirza ditangkap saat bersama istri mudanya di Jakarta Utara. Tersangka ini diketahui sudah buron dua bulan dan sering berpindah-pindah tempat.

"Modus operandi tersangka ini, memalsukan dan memfiktifkan anggaran belanja pembangunan dana desa di tahun 2021. Dana awalnya bersumber APBN senilai Rp1,65 miliar, sementara yang dikorupsi senilai Rp236,3 juta," kata AKBP Pratomo Widodo saat ekspos di Mapolres Pesawaran, Selasa (29/11/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.

Dalam pelaksana kegiatan pembangunan, tersangka tidak pernah melibatkan aparatur desa dan pengelola keuangan desa (PPKD). Sebab semuanya dilaksanakan oleh tersangka secara sendirian, karena bertindak sebagai kepala desa dan Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD).

Baca Juga:Paman Bejat Perkosa Keponakan Usai Mabuk Tuak, Korban Diancam Dibunuh

"Seluruh kegiatan di Desa Hanau Berak di tahun 2021, dalam prosesnya seperti pengadaan barang dan jasa, pembelian bahan-bahan material, hingga pembayaran upah tenaga kerja semuanya dilakukan tersangka. Kemudian dilakukan audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat Pesawaran, hingga ditemukan adanya kerugian negara," ujar Pratomo Widodo.

Jumlah tersebut, terdiri dari berbagai proyek pembangunan seperti pengadaan peralatan mesin berupa huruf timbul lampu akrilik kantor desa, kegiatan pemutakhiran dan input prodeskel, dan kegiatan pemutakhiran data IDM Berbasis SDGs desa.

Kemudian kegiatan pembiayaan desa aman Covid-19, pembiayaan rumah isolasi, pekerjaan pembangunan jalan disejumlah dusun, hingga pembangunan PAUD.

Dalam pengungkapan kasus itu, diamankan barang bukti berupa sebundel anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) tahun 2021, nota pembelian bahan material dari toko bangunan, dan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Kepala Desa Hanau Berak.

Ada juga sejumlah dokumen laporan pertanggung jawaban dana Desa Hanau Berak tahap pertama dan kedua di tahun 2021.

Baca Juga:Pria di Tegineneng Mengaku ke Polisi Jadi Korban Begal Bersenpi, Setelah Diselidiki Ternyata Hoaks

News

Terkini

korbanmengalami luka parah di bagian wajah akibat terkena material tabung kompresor yang meledak.

News | 13:35 WIB

Menurutnya, hal tersebut guna mengantisipasi maraknya isu penculikan anak yang beredar.

News | 17:39 WIB

Pemeriksaan ini terkait adanya kerusuhan pembakaran kantor PT AKG oleh massa

News | 14:33 WIB

Jaksa Penuntut Umum memperlihatkan bukti-bukti mahasiswa yang dititipkan oleh Dekan Pertanian tersebut

News | 18:00 WIB

Akibat kecelakaan ini, pelajar SMKN 2 Kalianda Lampung Selatan bernama Rahmad Febrian (18) tewas

News | 16:11 WIB

Dekan FMIPA Unila pernah memberikan uang kepada Karomani sebesar Rp60 juta dari efisiensi keuangan

News | 14:57 WIB

di dalamnya terdapat tumpukan kayu jenis bayur yang sudah di kemas menjadi balokan dan papan.

News | 20:40 WIB

sampai saat ini pencarian korban nelayan hilang masih nihil.

News | 15:41 WIB

kantor dan sejumlah aset milik PT AKG Bahuga di Kampung Agung, Bahuga, Way Kanan, dibakar

News | 13:43 WIB

pihaknya menerjunkan sebanyak satu tim rescue pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi.

News | 15:07 WIB

kabar penculikan anak di SDN 1 Way Dadi adalah tidak benar.

News | 13:29 WIB

amplop yang diberikan ke KH Said Aqil Siradj bukan bersumber dari uang suap

News | 12:58 WIB

kecelakaan melibatkan dua sepeda motor pada Rabu (25/01/2023) pukul 20.00 WIB menewaskan satu pelajar di Pringsewu.

News | 18:12 WIB

para pelaku merupakan sindikat bersenjata api dan sajam, spesialis pencurian hewan

News | 18:07 WIB

Mualimin menjawab uang itu diberikan saat Said Aqil datang ke Lampung

News | 10:41 WIB
Tampilkan lebih banyak