"Sambo dan 31 orang yang sukarela terjun ke jurang ini adalah mafia. Karena apa? Mafia kan kerjanya bergerak dalam dunia kejahatan. Yang mereka lakukan kan jahat," kata Sugeng.
Menurut Sugeng, mafia bekerja menutupi kasus-kasus pelanggaran hukum dengan cara membunuh saksi, menyuap, mengarang cerita bohong. Cara ini kata dia sama dengan yang dilakukan Sambo cs.
"Mafia juga sistematis bekerjanya. Kemudian terstruktur. Ada strukturnya bintang dua, bintang satu. Silakan bantah deh yang ga setuju," katanya.
Hal lain yang juga membuat Geng Sambo disebut mafia adalah karena dia bersifat masif. Menurut Sugeng, pengertian masif di sini adalah anggotanya dari kesatuan berbeda-beda.
Baca Juga:Laporan Istri Ferdy Sambo Dihentikan, Bukti Brigadir J Tidak Melakukan Pelecehan Seksual?
"Sambo dari Propam, ada dari Polres Jakarta Selatan, Bareskrim, ada juga Polda Metro Jaya, berbeda-beda," kata dia.
Ternyata menurut Sugeng muaranya rumah Geng Sambo ada di Satgasus (Merah Putih).
"Bukan saya bilang satgasusnya mafia ya," tuturnya.
Satgasus adalah satu satuan tugas khusus yang diberi kewenangan Kapolri dari zaman Tito Karnavian.
"Satgasus ini sebelumnya ketuanya juga ada. Kan si Sambo sudah berapa periode sebelumnya dia sekretaris Satgasus," ujar Sugeng.
Baca Juga:Laporan Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Brigadir J Dihentikan