facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Peselancar World Surf League Krui Pro 2022 Dikawal Polisi Sejak di Bandara Radin Inten II

Wakos Reza Gautama Rabu, 08 Juni 2022 | 16:30 WIB

Peselancar World Surf League Krui Pro 2022 Dikawal Polisi Sejak di Bandara Radin Inten II
peselancar World Surf League Krui Pro 2022 akan dikawal polisi sejak turun di Bandara Radin Inten II. [instagram.com/harleyross]

Pengawalan dilakukan sejak para peselancar World Surf League Krui Pro 2022

SuaraLampung.id - Para peselancar yang mengikuti ajang World Surf League Krui Pro 2022 di Kabupaten Pesisir Barat akan mendapat pengawalan dari polisi. 

Pengawalan dilakukan sejak para peselancar itu berada di Bandara Radin Inten II hingga ke lokasi di Pesisir Barat. 

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, sesuai arahan Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno, para selancar dunia yang datang ke Lampung akan dikawal dalam perjalanannya menuju ke Pesisir Barat.

"Sama seperti kegiatan mudik dan arus balik, nanti turis atau peselancar setelah turun di Bandara Radin Inten II di Lampung, mereka akan dikawal secara estafet menuju Pesisir Barat," kata dia, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga: Polda Lampung Terjunkan 207 Personel Amankan Kejuaraan Selancar Internasional Krui Pro 2022

Menurutnya, hal tersebut guna mengurangi potensi gangguan keamanan di perjalanan peselancar tersebut menuju lokasi "World Surf League Krui Pro 2022".

"Kami juga akan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup. Kita juga akan persiapkan personel berpakaian bebas agaagar para turis itu nyaman. Turis ini memang rata-rata risih dengan pakaian seragam keamanan," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa deteksi keamanan dari potensi gangguan pun sudah dilakukan sehingga jangan sampai menjadi ambang gangguan dan gangguan nyata.

"Tentunya potensi ini yang akan membuat eskalasinya yakni perkiraan intelijen maka apakah ada tahapan-tahapan itu sesuai dengan standar penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian yang dilakukan termasuk sniper. Semua itu merupakan fungsi preventif, represif, preemtif, bagaimana kita meyakinkan turis dunia nyaman di Lampung," kata dia. (ANTARA)

Baca Juga: Kompetisi Selancar Bergengsi Dunia di G-Land Banyuwangi Resmi Dibuka

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait