facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kejahatan Jalanan di Malam Hari Marak di Bandar Lampung, Polisi Sebut bukan Geng Motor

Wakos Reza Gautama Kamis, 26 Mei 2022 | 15:18 WIB

Kejahatan Jalanan di Malam Hari Marak di Bandar Lampung, Polisi Sebut bukan Geng Motor
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto menyatakan kejahatan jalanan pada malam hari bukan geng motor. [ANTARA]

aksi jalanan gerombolan pemuda itu bukanlah geng motor.

SuaraLampung.id - Maraknya kejahatan jalanan yang dilakukan gerombolan anak muda mengendarai sepeda motor di Bandar Lampung mendapat perhatian dari Polresta Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto menganggap aksi jalanan gerombolan pemuda itu bukanlah geng motor

"Bukan, ini bukan geng motor karena kalau dia geng motor ada nama kelompoknya seperti di kota-kota besar," kata Ino Harianto, Kamis (26/5/2022) dikutip dari ANTARA.

Menurutnya, sekelompok pemuda yang meresahkan masyarakat tersebut dilakukan secara spontanitas oleh anak-anak muda di bawah umur yang masih duduk di bangku sekolah baik itu STM maupun SMA di Lampung.

Baca Juga: Lagi Asyik Pesta Miras, Polisi Gerebek Sarang Geng Motor di Cirebon, 9 Orang Berikut Barang Bukti Diamankan

"Dua malam ini sudah kami amankan sejumlah anak-anak ini karena kedapatan membawa, celurit, senjata tajam, gear motor dan lainnya,. Itu sudah kita amankan dan proses," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa sebagai bentuk antisipasi akan tindakan yang meresahkan masyarakat itu, pihaknya telah menyebarkan personelnya dengan membentuk tim-tim guna berpatroli malam.

"Bahkan saat ini kami sedang menjalankan tugas Operasi Sikat Krakatau, tujuan mereka ini untuk mencegah kejahatan jalanan dan penyakit masyarakat. Patroli ini saya pastikan berjalan hingga pagi hari ke seluruh daerah di Bandar Lampung," kata dia.

Kemudian, lanjut dia, karena kejahatan jalanan ini rata-rata dilakukan secara spontanitas dan anak-anak muda pelakunya, oleh sebab itu setiap mereka yang tertangkap akan diproses dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, pihak sekolah terkait dan orang tuanya.

"Kami juga sudah mengundang Disdik Pemprov dan pihak yang siswanya sudah diidentifikasi sering kumpul- malam dimana aktivitas itu saya kira tidak bermanfaat. Maka dari itu kami juga berharap sekolah dan orang tua bisa memberikan pembinaan dan perhatian khusus kepada anak-anaknya agar tidak mengulangi tindakannya," kata dia. (ANTARA)

Baca Juga: Semalaman Polisi Gerebek Markas Geng Motor di Cirebon, Temukan Barang-barang Mengejutkan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait