facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Sarip Mencari Anaknya yang Hilang di Arab Saudi Selama 17 Tahun, Akhirnya Keajaiban Itu Datang

Wakos Reza Gautama Selasa, 24 Mei 2022 | 19:20 WIB

Cerita Sarip Mencari Anaknya yang Hilang di Arab Saudi Selama 17 Tahun, Akhirnya Keajaiban Itu Datang
Sarip, warga Desa Sriwangi, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, menunjukkan foto anaknya yang hilang di Arab Saudi selama `7 tahun. [Suaralampung.id/Agus Susanto]

Sudah 17 tahun Sarip tidak pernah tahu kabar Nurhayati.

SuaraLampung.id - Raut wajah Sarip (56) tampak mendung. Sambil menunjukkan foto wanita di dalam ponselnya, mata pria berkumis tebal itu berkaca-kaca. 

Nurhayati nama wanita yang fotonya ditunjukkan Sarip. Perempuan berusia 36 tahun itu adalah anaknya yang kini berada di Arab Saudi sebagai pekerja migran Indonesia (PMI).

Sudah 17 tahun Sarip tidak pernah tahu kabar Nurhayati. Itulah yang membuat warga Desa Sriwangi, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur itu sedih.

"Bahkan kami hampir putus asa menganggap anak saya tidak akan pernah pulang lagi," tutur Sarip saat ditemui di rumahnya, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: 16 Negara yang Dilarang Dikunjungi oleh Pemerintah Arab Saudi, Indonesia Buka Suara

Nurhayati berangkat ke Arab Saudi pada 2005. Awal di negeri seberang, Nurhayati masih rajin menghubungi keluarga di kampung halaman.

"Pada 2005 sampai 2007 sempat komunikasi tapi bisa dihitung tidak lebih dari 5 kali selama dua tahun. Kala itu menghubungi masih lewat wartel," cerita Sarip.

Setelah 2007 sampai kini Nurhayati tidak lagi menghubungi keluarganya. Ini membuat keluarga panik, berpikir yang tidak-tidak.

Keluarga berupaya mencari tahu keberadaan Nurhayati melalui media sosial dan mendatangi dukun. Namun semua sia-sia. Sarip mengaku sempat putus asa.

"Namanya kami orang awam, orang desa, dan ditambah pikiran tidak karuan sehingga sering datang ke orang pintar, minta petunjuk agar bisa menemukan keberadaan anak saya yang ada di Arab Saudi sana, minimal bisa komunikasi," kata Sarip.

Baca Juga: Stok Darah di Jogja sempat Menipis Pasca Libur Panjang, PMI Pastikan Ketersediaan Cukup Saat Ini

Tanpa diduga, Minggu (22/5/20220) kabar baik itu datang dari seorang penggiat sosial PMI Imam Nahrowi yang mengabarkan Nurhayati berada di KBRI Riyadh, Arab Saudi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait