facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

24 Tersangka Teroris Mujahidin Indonesia Timur Poso dan ISIS Ditangkap, di Tiga Lokasi Berbeda

Tasmalinda Senin, 16 Mei 2022 | 16:07 WIB

24 Tersangka Teroris Mujahidin Indonesia Timur Poso dan ISIS Ditangkap, di Tiga Lokasi Berbeda
Ilustrasi penangkapan teroris. [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebanyak 24 orang terduga teroris tersebut ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni Sulawesi Tengah, Bekasi dan Kaltim.

SuaraLampung.id - Sebanyak 24 tersangka teroris yang merupakan pendukung kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso dan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Densus 88 Antiteror Polri menangkap 24 tersangka teroris kelompok MIT Poso dan ISIS," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Penangkapan ke 24 tersangka itu berlangsung pada hari Sabtu (14/5) di tiga provinsi, yakni Sulawesi Tengah, Bekasi (Jawa Barat), dan Kalimantan Timur.

Sebanyak 22 orang ditangkap wilayah Sulawesi Tengah yang menjadi basis MIT Poso.

Baca Juga: Wanita Berpakaian Serba Putih Teror Warga di Lampung, Minta-minta dengan Ancaman Matikan Sakelar dan Senjata Tajam

"Satu di Bekasi, dan satu di Kaltim," kata Ramadhan.

Ramadhan tidak menjelaskan lebih detail terkait dengan identitas para tersangka tersebut, serta keterlibatan mereka dalam kelompok teroris tersebut.

Anggota kelompok MIT Poso yang masih buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO) berjumlah dua orang, setelah tewasnya Suhardin alias Hasan Pranata pada hari Rabu (27/4).

 Suhardin tewas dalam operasi penyergapan yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Rudy Sufahriadi meminta kepada dua DPO MIT Poso tersisa segera menyerahkan diri. Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya memberikan kesempatan kepada dua DPO MIT Poso agar menyerahkan diri secara baik ke Polri maupun TNI. (ANTARA)

Baca Juga: Sempat Diciduk Polisi, Perempuan Berpakaian Serba Putih Yang Bikin Geger Warga Lampung Sampaikan Permintaan Maaf

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait