Ini Efek Buruk Terlalu Banyak Mengonsumsi Gorengan kata Dokter Gizi

Dokter Spesialis Gizi tak melarang orang-orang menyantap gorengan.

Wakos Reza Gautama
Kamis, 12 Mei 2022 | 14:49 WIB
Ini Efek Buruk Terlalu Banyak Mengonsumsi Gorengan kata Dokter Gizi
Ilustrasi jajanan gorengan. Efek buruk terlalu banyak mengonsumsi gorengan. [Foto: ANTARA]

SuaraLampung.id - Gorengan selalu dianggap sebagai makanan tidak sehat. Ini karena gorengan mengandung kalori yang cukup tinggi sehingga tidak baik bagi kesehatan.

Dokter Spesialis Gizi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dr. Elfina Rachmi, MGizi, SpGK tak melarang orang-orang menyantap gorengan.

Namun dia mengingatkan agar orang-orang meminimalisasi mengonsumsi gorengan dalam menu diet sehari-hari.

"Kenapa mengonsumsi gorengan atau lemak yang tinggi tidak boleh berlebihan karena energinya atau kalorinya dua kali lipat lebih tinggi dari karbohidrat dan protein," ujar dia dalam Virtual Media Gathering bertajuk "Kategori Makanan dan Minuman Laris Manis, Tokopedia dan Ahli Gizi Bagi Tips Kembalikan Pola Makan Sehat Usai Lebaran", Kamis (12/5/2022).

Baca Juga:Bagi Kalian yang Doyan Jajan 'Gorengan', Begini Dampaknya Bagi Tubuh Menurut Ahli Gizi

Terlalu banyak kalori dikaitkan dengan kenaikan berat badan dan masalah kesehatan lain seperti jantung.

Mengutip Livestrong, tubuh membutuhkan kalori yang cukup untuk berfungsi, tetapi ketika asupannya melebihi kebutuhan maka tubuh menyimpan kelebihan kalori dalam bentuk lemak.

Ekstra kalori terutama disimpan dalam bentuk trigliserida, yang bila meningkat dapat membahayakan kesehatan jantung.

Trigliserida yang menumpuk di arteri bisa meningkatkan risiko arteri menjadi keras, kaku dan sempit atau aterosklerosis. Pengerasan dinding arteri meningkatkan risiko terkena serangan jantung atau stroke.

Terkait pilihan lemak, Elfina menyarankan orang-orang memilih sumber lemak baik seperti minyak zaitun ataupun kacang-kacangan dan sumber buah lemak baik seperti buah alpukat.

Baca Juga:Penjual Gorengan Asal Loloan Ini Ceritakan Kisahnya Hingga Bisa Kuliahkan Anak-anaknya

Berbicara kiat memilih jenis makanan sehat, dia merekomendasikan orang-orang terlebih dahulu mengetahui status gizi masing-masing, yakni melalui perhitungan indeks massa tubuh (IMT).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini