Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Permudah Seleksi Masuk Kontingen Garuda, Hapus Tes Bahasa Inggris

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meminta panitia seleksi Kontingen Garuda untuk menghapus beberapa syarat

Wakos Reza Gautama
Selasa, 29 Maret 2022 | 19:05 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Permudah Seleksi Masuk Kontingen Garuda, Hapus Tes Bahasa Inggris
Ilustrasi Prajurit TNI yang tergabung dalam satuan tugas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/UNAMID. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa permudah seleksi masuk Kontingen Garuda. [Antara]

SuaraLampung.id - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mempermudah seleksi masuk Satuan Tugas (Satgas) Perdamaian Dunia atau yang populer dengan sebutan Kontingen Garuda.

Jenderal Andika Perkasa menginstruksikan Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin dan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Marsma TNI Benedictus Benny sebagaimana disiarkan kanal Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa yang dipantau di Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meminta panitia seleksi Kontingen Garuda untuk menghapus beberapa syarat, antara lain tes kesegaran jasmani, kemampuan berbahasa Inggris, kemahiran menggunakan komputer, kemampuan mengemudi, dan tes kesehatan jiwa.

"Jadi, kesegaran jasmani itu tidak ada (dihapus dari syarat, red.), tidak perlu ada kesehatan. Yang perlu saja. Tidak usah Bahasa Inggris juga," kata Andika ke jajarannya.

Baca Juga:Tingkatkan Profesionalisme, TNI AD Gelar Latihan Perang di AWR Lumajang

Ia menyampaikan Bahasa Inggris tidak terlalu mendesak apalagi untuk keperluan penjagaan dan pelatihan.

"(Contohnya) saat saya mau latihan dengan (prajurit) asing, tidak ada tes Bahasa Inggris, kecuali pejabat tertentu saja. Yang lain tidak perlu. (Jika syarat Bahasa Inggris diterapkan) kalau begitu akhirnya yang ke sana yang bisa Bahasa Inggris saja. Jangan, tidak boleh," tegas Andika.

Panglima TNI juga menginstruksikan jajarannya untuk mengubah komposisi jumlah personel Kontingen Garuda yang diberangkatkan ke daerah konflik.

"Saya ingin jumlah yang diperlukan di sana sesuai dengan kondisi di sana sehingga kita tahu yang harus dari batalyon berapa," ujar Andika memerintahkan jajarannya.

Indonesia telah mengirim pasukan perdamaian yang disebut sebagai Kontingen Garuda/Pasukan Garuda untuk bertugas di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak 1957.

Baca Juga:Pasukan Artileri Pertahanan Udara TNI AD Latihan Perang di Lumajang

Mesir jadi tujuan utama Kontingen Garuda I pada 1957. Kemudian, Indonesia lanjut mengirim pasukan perdamaian ke Kongo, Vietnam, kawasan Timur Tengah/Asia Barat, Iran, Irak, Namibia, Kuwait, Kamboja, Somalia, Bosnia Herzegovina pada 1993, Georgia, Mozambik, Filipina, Tajikistan, Sierra Leone, Liberia, Sudan, Lebanon, dan Nepal.

Per Januari 2020, ada lebih dari 2.000 anggota Kontingen Garuda, yang terdiri atas prajurit TNI, anggota Polri, dan kelompok sipil yang diberangkatkan ke daerah konflik di luar negeri untuk membantu misi pasukan perdamaian PBB. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini