facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Siarkan Langsung Operasi Bedah Ginekologi yang Tampilkan Alat Vital Pasien Perempuan, Dokter Ini Ditangkap

Wakos Reza Gautama Kamis, 20 Januari 2022 | 16:10 WIB

Siarkan Langsung Operasi Bedah Ginekologi yang Tampilkan Alat Vital Pasien Perempuan, Dokter Ini Ditangkap
Ilustrasi operasi. Seorang dokter ditangkap karena menyiarkan secara langsung operasi ginekologi pasien perempuan. [Pixabay]

Tindakan dokter menyiarkan langsung proses bedah ginekologi pasien perempuan ini dianggap melanggar hukum.

SuaraLampung.id - Seorang dokter laki-laki di China menyiarkan secara langsung (live streaming) proses bedah ginekologi terhadap pasien perempuannya. Siaran langsung bedah ginekologi ini dilakukan dokter melalui platform Bilibili.

Tindakan dokter menyiarkan langsung proses bedah ginekologi pasien perempuan ini dianggap melanggar hukum. Dokter itu ditahan aparat kepolisian. 

Akun dokter yang digunakan untuk melansirkan video operasi bedah melalui platform Bilibili itu juga telah diblokir secara permanen, demikian media-media China, Kamis.

Peristiwa tersebut viral di China sejak Selasa (18/1/2022) malam setelah seorang warganet menonton video tindakan medis pada bagian vital seorang pasien perempuan.

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Langkat Ternyata Punya Kekayaan Rp 85 Miliar

Dalam video tersebut terekam percakapan seorang pria ahli anestesi selama operasi ginokologi berlangsung.

"Seorang dokter perempuan memberitahu pasiennya bahwa pria tadi adalah ahli anestesinya. Namun pasien perempuan malang itu tidak menyadari bahwa bagian pribadinya disiarkan secara langsung. Dokter rekan ahli anestesi juga tidak menghentikan ulah temannya itu," kata netizen yang memviralkan video itu.

Setelah melakukan pemblokiran akun, Bilibili melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian dan menyanggupi kerja sama dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kepolisian Kota Rizhao, Provinsi Shandong, langsung menangkap dokter anestesi bermarga Li untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (ANTARA)

Baca Juga: OTT Tiga Kepala Daerah di Januari 2022, KPK Berharap Bisa Berikan Efek Jera

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait