facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Harga Minyak Goreng Meroket, Pelaku UMKM Siasati Pemasaran

Tasmalinda Senin, 10 Januari 2022 | 13:51 WIB

Harga Minyak Goreng Meroket, Pelaku UMKM Siasati Pemasaran
Pelaku UMKM perajin tahu, mengeluhkan tinggi nya harga minyak goreng [Suara.com/Agus]

Kenaikan harga minyak goreng disikapi pelaku UMKM dengan mensiasati pemasaran produknya.

SuaraLampung.id - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti yang dilakoni Winoto (40) warga Desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara, harus menyiasati tehnis pemasarannya, di tengah melonjaknya harga bahan pokok seperti minyak goreng.

"Kami ini pembuat tahu, dan pasti menggunakan minyak goreng karena selain menjual tahu mentah kami juga jual tahu yang sudah di goreng, tentu sangat merasakan dampak nya dengan kenaikan minyak goreng".Papar Winoto.

Pria dua anak itu, menuturkan kenaikan minyak goreng sejak November terus berangsur naik, dia mencontohkan minyak goreng curah, awalnya seharga 11 ribu per liter, sekarang menjadi 18.750 per liternya, artinya ada kenaikan sebesar 7 ribu lebih.

"Saya tidak mungkin menaikan harga tahu, tapi saya mensiasati dengan menjadikan ukuran tahu lebih kecil, nanti jika harga minyak goreng kembali normal maka, ukuran tahu akan kami buat normal kembali".Ujar Winoto, yang setiap hari pasti menghabiskan minyak goreng lima liter.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca 10 Januari 2022, 10 Kabupaten di Sumsel Ini Bakal Hujan

Anggota Komisi II, DPRD Lampung Timur Made Subrata mengaku sudah ada 12 pasar di Lampung Timur yang akan dilakukan sidak, namun itu belum final, karena masih menunggu keputusan Ketua Komisi II.

"Awalnya sudah kami rapatkan terkait melambung nya harga sbako, dan kami akan lakukan sidak di sejumlah pasar, ada 12 pasar yang sudah kami catat, tinggal menunggu keputusan ketua, ada penambahan pasar lagi atau tidak sebagai sasaran sidak".Kata Made Subrata.

Made menambahkan bukan hanya sembako yang menjadi sasaran sidak, namun kios pupuk subsidi, dan pangkalan gas elpiji subsidi menjadi sasaran sidak juga, karena menurut Politisi Golkar itu, gas elpiji dan pupuk merupakan kebutuhan pokok juga.

"Waktu sidak tidak akan kami beritahu kapan, dan sidak pasti kami lakukan, sembako, gas elpiji dan pupuk subsidi menjadi sasaran utama kami," terangnya.


Kontributor Agus Susanto

Baca Juga: Menangis hingga Mesti Dibujuk, Ragam Ekspresi Bocah-bocah Sumsel Vaksin COVID-19



IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait