facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penangguhanan Penahanan Dikabulkan, Dr Richard Lee Dilepas

Wakos Reza Gautama Rabu, 29 Desember 2021 | 15:29 WIB

Penangguhanan Penahanan Dikabulkan, Dr Richard Lee Dilepas
penangguhan penahanan dr Richard Lee. [ANTARA]

Dr Richard Lee dan Hans Pranata ditahandalam perkara dugaan akses ilegal terhadap akun media sosial

SuaraLampung.id - Pengajuan penangguhan penahanan terhadap dr Richard Lee dikabulkan penyidik Polda Metro Jaya. Dr Richard Lee bersama Hans Pranata dilepaskan dari tahanan. 

Dr Richard Lee dan Hans Pranata ditahan dalam perkara dugaan akses ilegal terhadap akun media sosial yang disita penyidik sebagai barang bukti.

"Alhamdulillah dr Richard Lee dan Hans Pranata ditangguhkan penahanannya dari Polda Metro Jaya," kata kuasa hukum dr Richard Lee dan Hans Pranata, Razman Nasution saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (29/12/2021).

Razman mengatakan, saat ini kasus yang menjerat Richard dan Hans masih dalam proses pelengkapan berkas sebelum diserahkan kepada pihak Kejaksaan.

Baca Juga: Dokter Richard Lee Akhirnya Dibebaskan, Pengacara Ungkap Kondisi Terkini

"Masih dalam proses kelengkapan berkas. Jadi satu dua hari ini mungkin akan dilimpahkan," ujar Razman.

"Kita tunggu proses serah terima ke Kejaksaan," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan dr Richard Lee sebagai tersangka dalam kasus akses ilegal terhadap akun media sosial yang disita penyidik sebagai barang bukti.

Richard kemudian ditahan setelah berkas kasusnya sudah dinyatakan lengkap dan akan segera dilimpahkan ke jaksa untuk disidangkan.

Kabar ditahannya Richard oleh pihak Kepolisian disampaikan oleh istri Richard, dr Reni Effendi dalam sebuah unggahan di media sosial.

Baca Juga: Penahanan Ditangguhkan, Berkas Perkara Richard Lee Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Terkait unggahannya di media sosial Instagram saat mengetahui Richard ditahan, Reni mengaku hal itu adalah ungkapan perasaannya terhadap kasus yang membelit suaminya. "Ya itu untuk mengungkapkan perasaan saya saja," kata Reni di Polda Metro Jaya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait