Hentikan Pengerukan Muara Sungai, 4 Nelayan Dente Teladas Diperiksa Polisi

Empat nelayan Dente Teladas, Tulang Bawang, yang diperiksa di Polda Lampung

Wakos Reza Gautama
Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:12 WIB
Hentikan Pengerukan Muara Sungai, 4 Nelayan Dente Teladas Diperiksa Polisi
Empat Nelayan Dente Teladas diperiksa Polda Lampung, Selasa (26/10/2021). [Dok Walhi Lampung]

SuaraLampung.id - Empat nelayan Desa Way Dente Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, diperiksa sebagai saksi kasus pengancaman yang dilaporkan Sulianto.

Empat nelayan Dente Teladas, Tulang Bawang, diperiksa di kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum (krimum) Polda Lampung, Selasa(26/ 10/2021).

Empat nelayan Dente Teladas, Tulang Bawang, yang diperiksa di Polda Lampung ialah Andi Asnawi, Sukardi, Slamet dan Heriyanto.

Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Irfan Tri Mursi, yang mendampingi empat orang nelayan, mengatakan empat  nelayan ini diperiksa atas laporan pengancaman  dengan nama pelapor Sulianto.

Baca Juga:Kecelakaan Laut di Senipah Kukar, Satu Nelayan Dilaporkan Hilang

Menurut Irfan, para nelayan yang dilakukan pemeriksaan tersebut tidak mengenal dan tidak tahu siapa Sulianto yang melaporkan diri mereka ke Polda Lampung terkait kasus dugaan pengancaman.

"Mereka semua, para nelayan tidak tahu siapa orang yang melaporkan mereka ke Polda Lampung. Dugaan sementara dari keterangan empat nelayan itu karena mereka menghentikan kegiatan proyek pendalaman sungai," jelasnya.

Pendalaman sungai atau muara di Dente Teladas merupakan program dari Pemprov Lampung. Karena Pemprov Lampung tidak memiliki dana atau anggaran maka diberikan kepada pihak ketiga yaitu dari PT Sinar Tri Tunggal Perkasa.

Perusahaan ini dipercaya untuk melakukan pengerukan sungai yang sudah dianggarkan akan dilakukan pembangunan alur pelayaran.

"Pemprov Lampung jika tidak punya dana maka jangan buat program. Alur sungai yang ada saja sudah cukup bagi masyarakat di sekitar. Akibat dari pengerukan jalur sungai itu merusak ekosistem, seperti gosong rusak nelayan susah mencari kepiting, udang dan ikan di sana," ujar Irfan.

Baca Juga:Warga Kampung Bumi Dipasena Geger Temukan Bayi Terbungkus Kain

Akibat dari pengerukan muara sungai tersebut, berdampak terhadap masyarakat di sekitar. Diantaranya saat terjadi gelombang sampai masuk ke rumah warga sekitar.

Kontributor : Ahmad Amri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak