alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bantah Gatot Nurmantyo, Ini Penjelasan Kostrad tentang Diorama G30S PKI di Museum Kostrad

Wakos Reza Gautama Senin, 27 September 2021 | 16:23 WIB

Bantah Gatot Nurmantyo, Ini Penjelasan Kostrad tentang Diorama G30S PKI di Museum Kostrad
Ilustrasi Markas Kostrad. Kostrad bantah hilangkan diorama G30S PKI di Museum Kostrad. [Wikipedia]

Kostrad tidak pernah menghilangkan diorama penumpasan G30S PKI di Museum Dharma Bhakti di Markas Kostrad

SuaraLampung.id - Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) membantah pernyataan Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengenai hilangnya diorama penumpasan G30S PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad.

Dalam sebuah webinar, Gatot Nurmantyo mengabarkan hilangnya diorama penumpasan G30S PKI dari Museum Darma Bhakti Kostrad. 

Diorama penumpasan G30S PKI yang hilang di Museum Kostrad menurut Gatot Nurmantyo adalah patung Mayjen Soeharto saat memberi perintah penumpasan G30S PKI terhadap Komandan RPKAD Sarwo Edhie Wibowo dan patung Jenderal AH Nasution.   

Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf Haryantana menyatakan Kostrad tidak pernah membongkar atau menghilangkan patung sejarah (penumpasan G30S/PKI) Museum Dharma Bhakti di Markas Kostrad.

Baca Juga: Diorama G30S PKI di Museum Kostrad Hilang, Gatot Nurmantyo: Paham Komunis Menyusup di TNI

"Tapi, pembongkaran patung-patung tersebut murni permintaan Letnan Jenderal TNI (Purn) Azmyn Yusri Nasution sebagai pembuat ide dan untuk ketenangan lahir dan batin," kata Haryantana dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (27/9/2021) dikuti9p dari ANTARA.

Haryantana mengatakan hal itu untuk mengklarifikasi adanya pemberitaan dalam diskusi bertajuk "TNI Vs PKI" yang digelar Minggu (26/9/2021) malam.

Dalam diskusi itu, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo menduga adanya penyusupan kembali pendukung PKI ke tubuh TNI.

Indikasi itu dibuktikan dengan diputarkannya video pendek yang menggambarkan hilangnya sejumlah bukti-bukti penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti di Markas Kostrad.

Menurut Kol Haryantana, Kostrad tidak mempunyai ide untuk membongkar patung Presiden Kedua RI Soeharto, Letjen TNI Sarwo Edhie, dan Jenderal AH Nasution yang ada dalam ruang kerja Soeharto di Museum Dharma Bhakti, di Markas Kostrad.

Baca Juga: Amien Rais dan Gatot Nurmantyo Kompak Datangi Rumah Rocky Gerung

Ia menyebut ada permintaan sebelumnya dari Letnan Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution selaku pembuat patung-patung itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait