Sejarah Bendung Argoguruh di Pesawaran, Peninggalan Zaman Belanda

Bendung Argoguruh di Tegineneng, Pesawaran, dibangun tahun 1935

Wakos Reza Gautama
Selasa, 24 Agustus 2021 | 11:32 WIB
Sejarah Bendung Argoguruh di Pesawaran, Peninggalan Zaman Belanda
Sejarah Bendung Argoguruh di Pesawaran. [ISTIMEWA]

SuaraLampung.id - Bendung Argoguruh yang berada di Tegineneng, Pesawaran, adalah satu peninggalan bersejarah di zaman penjajahan Belanda. 

Bendung Argoguruh di Tegineneng, Pesawaran, dibangun tahun 1935. Pembangunan bendungan ini merupakan hasil dari pelaksanaan kebijakan politik etis Belanda di bidang irigasi. 

Bendung Argoguruh 1935 adalah bangunan berupa bendung (stuwdam) yang membendung sungai Way Sekampung . Fungsinya untuk menaikan permukaan air sehingga air mengalir ke saluran irigasi dan petak sawah di Kolonisasi Sukadana, Lampung.

Sungai Way Sekampung sendiri memiliki air seluas 2.150 km2 dan aliran maksimum 500 m3/detik, aliran minimum 8 m3/detik.

Baca Juga:Kadin Buka Tambak Garam Industri di Pulau Legundi Pesawaran

Bangunan utama bendung memiliki panjang 70 m dan tinggi 4 m, dan selokan drainase lebar 6 m, dapat ditutup dengan gerbang roller besi, dilengkapi dengan katup bendung di atasnya, ketinggian lift kira-kira 7 m.

Di sebelah kiri terdapat pintu masuk air dengan lebar 3x2 m. Saluran air induk (primer) yang dibangun pada tahap awal sepanjang 9 km, dan saluran air sekunder sepanjang 75 km.

Bendung Argoguruh di Pesawaran. [ISTIMEWA]
Bendung Argoguruh di Pesawaran. [ISTIMEWA]

Pada tanggal 20 Agustus 1936 telah mengalir air ke saluran irigasi pertama kalinya ke wilayah kolonisasi Sukadana. Pengairan tahap pertama ini untuk mengairi daerah seluas 10.000 bau, sedangkan 20.000 bau sisanya akan menjadi pembangunan tahap selanjutnya.

Hasil penyelidikan selanjutnya menunjukkan bahwa jumlah debit air yang besar, memungkinkan sistem irigasi yang dibangun ini mengairi wilayah yang lebih luas lagi hingga 70.000 bau.

Sampai dengan akhir pemerintahan Hindia Belanda tahun 1942, perluasan jaringan irigasi masih dilakukan di seluruh wilayah kolonisasi Sukadana.

Baca Juga:Tertangkap Nyabu, Oknum Jaksa di Lampung Cuma Divonis 7 Bulan Penjara

Bangunan Bendung Argoguruh 1935 dirancang oleh Ir. Wehlburg yang berasal dari Departemen Pertanian. Nama Argoguruh sendiri disebut berasal dari kata “argo” memiliki arti bukit, gunung, atau diasosiasikan tempat yang lebih tinggi.

Kata “guru atau juru” ditujukan kepada seseorang yang dianggap telah menemukan lokasi strategis dimana lokasi bendungan ini dibangun.

Pembangunannya diperkirakan memerlukan biaya sebesar 900.000 NLG untuk pembangunan 30.000 konstruksi, dengan rincian biaya 30 NLG per konstruksi.

Pada tahun 1936 bendung Argoguruh selesai dalam pembangunannya sekaligus pembukaan pintu air untuk pertama kalinya. Peresemian bendung untuk keperluan irigasi dilakukan oleh Gubernur Jenderal dan Ny. Tjarda Van Starkenborgh

Pekerjaan pembuatan dam/bendung tersebut melibatkan para kolonis-kolonis. Setiap kolonis yang akan tinggal di kolonisasi Sukadana diwajibkan membantu pekerjaan membangunan bendung dan jaringan saluran irigasi ini.

Kolonis diwajibkan bekerja beberapa minggu dalam satu tahun untuk pembangunan irigasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak