"Maka beliau memberikan contoh kepada para sahabat untuk melestarikan puasa sebagai syukur kepada Allah SWT atas perlindungan Allah kepada Nabi Musa dan kaumnya dari kejaran Firaun. Kemudian meminta para sahabat untuk puasa asyura yang bertepatan dengan 10 Muharram," kata Ustaz Adi Hidayat dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official.
Puasa Asyura Sempat Wajib Hukumnya
Menurut Ustaz Firanda Andirja Abidin, puasa asyura hukumnya sempat wajib.
"Tatkala itu puasa asyura hukumnya wajib sebelum datang bulan ramadan. Sebelum disyariatkan puasa ramadan. Jadi puasa asyura pernah hukumnya wajib. Nabi Muhammad SAW mengirim orang-orang untuk berpuasa asyura," kata Ustaz Firanda.
Baca Juga:Besok Puasa Asyura, Shireen Sungkar: Jangan Lupa Puasa Yuk
Ketika Allah SWT mewajibkan puasa ramadan, maka puasa asyura yang tadinya wajib menjadi sunah.
Di akhir hayat Nabi Muhammad SAW, kata Ustaz Firanda, pernah berangan-angan berpuasa tanggal 9 Muharram tasua digandeng dengan puasa asyura.
Namun Nabi Muhammad SAW tidak sempat melakukan puasa tasua karena keburu meninggal dunia.
"Ini namanya sunah cita-cita Nabi SAW. Nabi ingin melakukannya dan nabi tidak sempat melakukannya tapi kita tahu itu keinginan Nabi SAW maka kita kerjakan," kata Ustaz Firanda.
Baca Juga:Ingat Besok Puasa Asyura 10 Muharram, Ini Keutamaannya