Buat Kapolda Sumsel Gemetar
Sebelum penangkapan, Hadi Darmawan sempat menceritakan kronologi penyerahan bantuan uang Rp 2 triliun kepada Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.
Dikutip dari YouTube Helmy Yahya Bicara, Hadi mengatakan awalnya ditelepon anak Akidi Tio. Menurut Hadi, ia biasa berhubungan dengan keluarga Akidi Tio untuk membicarakan masalah kesehatan.
![Anak perempuan Akidi Tio, Heriyanti saat tiba di Mapolda Sumsel [Andika/suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/02/94703-anak-perempuan-akidi-tio-heriyanti-saat-tiba-di-mapolda-sumsel-andikasuaracom.jpg)
Namun pada telepon kali itu, anak Akidi Tio tidak membicarakan tentang kesehatan. Anak Akidi TIo menyatakan ingin memberikan bantuan.
Baca Juga:Asal Mula Rp 2 Triliun, Donasi Keluarga Akidi Tio Ternyata Hoaks
Saat itu Hadi mengaku terkejut. Ia bertanya bantuan apa yang ingin diberikan. Sang anak mengatakan bantuan untuk penanggulangan Covid-19.
Hadi bertanya alasan pihak keluarga Akidi Tio ingin memberi bantuan penanggulangan Covid-19.
"Katanya dia melihat banyak kawannya cari rumah sakit dak kate tempat. Ada yang masuk meninggal. Ada yang cari obat, dak kate obat. Ada kekurangan oksigen. Jadi dia hibah," ujar Hadi kepada Helmy Yahya.
Sang anak teringat pesan dari Akidi Tio untuk membantu orang yang susah. Hadi lalu bertanya mengenai besaran bantuan.
"Dua T katanya. Saya terkejut. Belum pernah ada orang 2 T. Sekali lagi saya tanya. Dia jawab 2 triliun," ujar Hadi.
Baca Juga:Bantuan Rp 2 Triliun Keluarga Akidi Tio Diduga Palsu, Warganet: Prank Geprek Level 4!
Hadi lalu bertanya mengenai bantuan itu akan disalurkan kemana. Anak Akidi Tio menyebut nama Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.