alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gara-gara Kabar Hoaks, Vaksinasi di Pizza Hut Bandar Lampung Timbulkan Kerumunan

Wakos Reza Gautama Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:15 WIB

Gara-gara Kabar Hoaks, Vaksinasi di Pizza Hut Bandar Lampung Timbulkan Kerumunan
Warga berkerumun ingin mengikuti vaksinasi Covid-19 di gerai Pizza Hut Kedaton Bandar Lampung, Sabtu (24/7/2021). [Lampungpro.co]

Warga yang sudah antusias ingin mengikuti vaksinasi Covid-19 di gerai Pizza Hut Kedaton, kecewa.

SuaraLampung.id - Kerumunan warga yang ingin mengikuti vaksinasi Covid-19 terjadi di gerai Pizza Hut di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung, pada Sabtu (24/7/2021) pagi.

Warga ramai-ramai mendatangi gerai Pizza Hut Kedaton Bandar Lampung karena mendapat informasi ada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terbuka untuk umum. 

Padahal vaksinasi yang dilaksanakan di gerai Pizza Hut Kedaton Bandar Lampung diperuntukkan bagi karyawan Pizza Hut. 

Warga yang sudah antusias ingin mengikuti vaksinasi Covid-19 di gerai Pizza Hut Kedaton, kecewa. 

Baca Juga: Pasien COVID-19 yang Sedang Isoman bisa Beli Tabung Oksigen di Apotek, Ini Syaratnya

Mereka ternyata termakan kabar hoaks yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp mengenai vaksinasi Covid-19 di gerai Pizza Hut Kedaton Bandar Lampung. 

"Saya dapat informasi dari media sosial dan WhatsApp, kabarnya ada rencana vaksinasi di Pizza Hut Pagar Alam, jadi saya ke sini. Tapi saat sudah sampai di lokasi ternyata bukan untuk umum, melainkan hanya untuk karyawannya saja," kata Opan salah satu warga yang turut antre kepada Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.

Karyawan di Pizza Hut mengaku, pihak manajemen sudah berkoordinasi dengan Polresta Bandar Lampung, bahwa vaksinasi hanya untuk karyawan saja, bukan untuk umum.

"Karyawan ada 40 orang, jadi info yang diterima masyarakat, kurang akurat dan tidak bisa dipertanggung jawabkan," ujar salah satu karyawan.

Sementara dari pantauan Lampungpro.co hingga pukul 10.00 WIB, masih banyak masyarakat yang ikut mengantre informasi vaksinasi massal ini.

Baca Juga: Jaringan Indonesia Positif: 86,5 Persen ODHA Mau Divaksinasi Covid-19

Sementara dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Kelurahan, Satpol PP, hingga TNI turut berjaga dan membubarkan kerumunan warga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait