"Aku berangkat kerja keesokan harinya dan semuanya baik-baik saja. Manajer memanggilku ke kantornya. Aku dipecat karena mengunggah TikTok yang mengungkapkan perasaanku meski aku tidak menyebutkan namanya. Sekarang aku miskin dan menganggur," tutur Vanessa.
"Seseorang pasti mengirim videoku ke pemilik (restoran) dan mereka seperti, 'Oke, meskipun dia tidak menyebutkan nama, meskipun dia bahkan tidak mengatakan hal buruk tentang restoran itu. Kita harus memecatnya karena dia membicarakan kita'," lanjutnya lagi.

Vanessa juga menambahkan bahwa pihak kantor tak memintanya menghapus video itu atau memberi peringatan sebelum memecat. Ia tetap merasa tidak bersalah karena tidak menjelekkan tempat kerjanya.
Cerita Vanessa pun menuai beragam komentar dari warganet di TikTok. Banyak yang mendoakan Vanessa mendapat pekerjaan baru yang lebih cocok, tapi ada juga yang berpihak ke bos Vanessa.
Baca Juga:Pecat 8 Oknum Dishub Pelanggar PPKM Darurat, Anies: Ini Pelajaran Bagi Semuanya
"Aku ikut prihatin. Aku berharap pekerjaan baru datang kepadamu, pekerjaan yang lebih cocok," harap seorang warganet.
"Selamat tinggal. Mereka berharap mereka terlihat secantik kamu," imbuh yang lain menghibur.
"Aku taku dress code itu tidak menyenangkan dan situasi ini terdengar tidak adil, tapi orang perlu belajar cara berpakaian profesional untuk bekerja," tutur lainnya.
"Mungkin ada tampilan tertentu yang cocok dengan tempat mereka dan atasan berlengan panjang itu tidak termasuk," komentar yang lain.
Unggahan pertama Vanessa Zavala yang dibuat pada 1 Juli 2021 itu kemudian viral hingga ditonton lebih dari 520 ribu kali.
Baca Juga:Ditonton Anies, 8 Petugas Dishub yang Ngopi di Warkop saat PPMK Darurat Resmi Dipecat!