alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

OTT di Polresta Bandar Lampung, Anggota DPR RI Prihatin

Wakos Reza Gautama Selasa, 01 Juni 2021 | 10:39 WIB

OTT di Polresta Bandar Lampung, Anggota DPR RI Prihatin
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi prihatin adanya OTT di Polresta Bandar Lampung.

Anggota DPR RI menyesalkan adanya dugaan oknum polisi yang terciduk dalam OTT di wilayah Bandar Lampung

SuaraLampung.id - Operasi tangkap tangan atau OTT di Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung mendapat resposn dari Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi.

Andi Rio Idris menyesalkan adanya dugaan oknum polisi yang terciduk dalam OTT di wilayah Bandar Lampung terkait pelayanan publik.

"Saya prihatin, semoga pihak Propam Mabes Polri dapat segera mengungkap secara gamblang dan transparan kepada publik, jangan sampai citra Polri yang sudah semakin membaik tercoreng karena ulah beberapa anggota Polri yang bermasalah," kata Andi Rio dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/5/2021) dilansir dari ANTARA.

Dia meminta masyarakat tidak berspekulasi dan berasumsi sebelum adanya hasil resmi penyelidikan dari pihak Propam Mabes Polri terhadap para oknum polisi dan warga sipil yang terlibat dalam pungutan liar (pungli) di pelayanan publik tersebut.

Baca Juga: Kapolresta Bantah Ada OTT di Sat Lantas Polresta Bandar Lampung, Mabes Polri Berkata Lain

Menurut dia, menunggu penjelasan Propam tersebut adalah langkah bijak agar jangan ada informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sumbernya.

"Mari kita tunggu keterangan resmi dari pihak Propam Mabes Polri jangan sampai ada informasi di tengah masyarakat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sumbernya," ujarnya.

Politisi Golkar itu berharap agar pelayanan publik dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Bandar Lampung tidak terganggu dan dapat beroperasi seperti biasa.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu meminta Polri terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bekerja secara profesional.

"Jangan sampai masyarakat terabaikan dan terganggu untuk melakukan pembuatan atau perpanjangan SIM pasca-terjadinya OTT. Polri harus terus memberikan pelayanan dan bekerja secara profesional dan presisi sesuai himbauan Kapolri," katanya. (ANTARA)

Baca Juga: Kapolresta Bandar Lampung Bantah Ada OTT di Satuan Lantas

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait