Harga Singkong Anjlok di Lampung, Ini Solusi KTNA

Penurunan harga singkong ini dikeluhkan petani singkong di Lampung.

Wakos Reza Gautama
Selasa, 16 Maret 2021 | 09:29 WIB
Harga Singkong Anjlok di Lampung, Ini Solusi KTNA
Ilustrasi Singkong Harga singkong di Lampung anjlok. (Foto: shutterstock)

SuaraLampung.id - Harga jual singkong di Lampung anjlok. Sebelumnya harga jual singkong adalah Rp 1.000 per kilogram namun akhir-akhir ini turun menjadi Rp 700 per kilogram. 

Penurunan harga singkong ini dikeluhkan petani singkong di Lampung. Mereka meminta ada solusi dari pemerintah guna mengatasi terjadinya penurunan harga singkong. 

Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung menawarkan solusi untuk mengatasi turunnya harga singkong di masa panen ini.

KTNA Lampung mengajak petani untuk melakukan gerakan tanam separuh guna menangani permasalahan turunnya harga singkong di masa panen.

Baca Juga:Vandalisme di Flyover MBK, Ini Reaksi DPRD Bandar Lampung

"Solusi untuk menangani masalah turunnya harga singkong ataupun komoditas lain saat panen raya, kita mengajak petani untuk melakukan gerakan tanam separuh," ujar Sekretaris KTNA Provinsi Lampung, Jiwa Shofari, Senin (15/3/2021) dilansir dari ANTARA.

Ia mengatakan gerakan menanam separuh dapat dilakukan untuk mengantisipasi turun harga akibat panen serentak dan meningkatkan harga jual.

"Bila kita memiliki dua hektar tanah, sebaiknya tidak semua ditanam singkong, namun dapat ditanam komoditas lain seperti jagung ataupun kedelai yang memiliki harga jual lebih tinggi," katanya.

Menurutnya, dengan membagi lahan untuk ditanami beragam komoditas resiko petani mengalami kerugian atas turunnya harga satu komoditas akan berkurang.

"Seperti saat ini jagung memiliki harga jual yang cukup tinggi, sedangkan singkong lebih rendah maka bila petani menanam keduanya tentu risiko petani untuk merugi akan berkurang," ujarnya lagi.

Baca Juga:Perikanan Udang Dominasi Ekspor Lampung di Awal 2021

Dia mengatakan untuk mencegah adanya penurunan harga tingkat petani, peran serta pemerintah daerah pun perlu dilakukan.

"Peran serta pemerintah dalam menjaga stabilitas harga komoditas terutama singkong pun harus ada, salah satunya dengan memberikan bantuan bibit," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini