facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diduga Depresi usai Gagal Jadi Polisi, SH Mondar-mandir Lalu Nyebur ke Laut

Fitri Asta Pramesti Senin, 08 Februari 2021 | 17:59 WIB

Diduga Depresi usai Gagal Jadi Polisi, SH Mondar-mandir Lalu Nyebur ke Laut
Foto Ilustrasi- Sejumlah pedagang asongan melintas di Dermaga 3 di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (17/5). [ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman]

SH nekat ceburkan diri ke dermaga 2 Pelabuhan Merak, Minggu (7/2/2021)

SuaraLampung.id - Seorang pria asal Bandar Lampung berinisial SH ditemukan lemas usai nekat menceburkan diri ke perairan pelabuhan Merak, Minggu (7/2/2021).

SH diduga mengalami depresi usai gagal lolos tes masuk kepolisian dan berujung melompat ke dermaga 2 Pelabuhan Merak.

Saksi yang berada di tempat kejadian menyebut SH sempat mondar-mandir sebelum melompat ke air sekitar pukul 16.00 WIB.

Tim SAR lantas segera melakukan penyelamatan. Kondisi pemuda itu sudah lemas saat dievakuasi.

Baca Juga: Oknum Polisi di Riau Nekat Akhiri Hidup, Diduga Depresi karena Penyakit

"Sebelum kapal KMP Mitra Nusantara bersandar yang bersangkutan sudah mondar-mandir di dermaga 2. Lalu yang bersangkutan berenang di dekat dermaga 2 hingga akhirnya yang bersangkutan lemas," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Heru Amir dikutip dari lampung.rilis.id-- jaringan Suara.com, Senin (8/2/2021).

Pria nyebur di Dermaga 2 Pelabuhan Merak. (Dok. Kepolisian)
Pria nyebur di Dermaga 2 Pelabuhan Merak. (Dok. Kepolisian)

Heru bilang, SH diduga depresi lantaran gagal daftar tes polisi.

"Dia hendak ke saudaranya di Serang Banten dari Lampung, yang bersangkutan depresi mau jadi polisi dia gagal karena KTP-nya belum dibuat," ujarnya.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Baca Juga: Depresi Berat, Pesepak Bola Asal Uruguay Tewas Bunuh Diri

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait