Pemotongan Insentif Nakes, Ini Kata Ketua DPRD Bandar Lampung

Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi berharap tidak ada pemotongan insentif bagi tenaga kesehatan Covid-19.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:59 WIB
Pemotongan Insentif Nakes, Ini Kata Ketua DPRD Bandar Lampung
Ilustrasi Tenaga kesehatan covid-19. Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi menanggapi wacana pemotongan insentif tenaga kesehatan [ABC Indonesia]

SuaraLampung.id - wacana pemotongan insentif bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien COVID-19 ditanggapi Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi. 

Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi berharap tidak ada pemotongan insentif bagi tenaga kesehatan Covid-19. Jika ini dilakukan, menurut Wiyadi, akan menurunkan semangat kerja para tenaga kesehatan. 

"Kita harapkan itu tidak terjadi dan sekiranya itu dapat direvisi kembali," kata politisi PDIP tersebut, Jumat (5/2/2021) dilansir dari Antara.

Menurutnya, pemerintah harus mengoreksi terlebih dahulu wacana tersebut sebab bagaimana pun saat ini grafik pasien yang terpapar COVID-19 di semua wilayah masih terbilang tinggi.

Baca Juga:Satgas Covid-19: Pemotongan Insentif Nakes Masih Dibahas Pemerintah

"Sedangkan para nakes ini kan yang merawat pasien COVID-19, yang juga memiliki risiko tinggi terpapar virus tersebut. Kalau insentifnya dipotong nantinya dapat mengurangi semangat mereka bekerja," kata dia.

Kemudian, lanjut dia, terkait adanya keluhan rumah sakit swasta yang klaimnya belum terbayarkan, seharusnya pemerintah pusat langsung dapat cairkan apabila semua persyaratannya telah terpenuhi.

"Kalau emang betul rumah sakit tersebut telah tervalidasi dan semua syarat telah terpenuhi sekiranya Pemerintah mencairkan klaimnya karena ini juga untuk keberlangsungan mereka dalam merawat pasien COVID-19 secara optimal," kata dia.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, mengatakan seharusnya pemerintah dapat bijaksana dalam melihat permasalahan ini.

"Kalau saya pribadi tidak ambil pusing, karena emang insentif saya juga baru dibayarkan hingga bulan Juli 2020, tapi alangkah kasihan nakes-nakes yang berharap dari uang insentif itu kalau dipotong, sebab kan para nakes ini bekerja dengan penuh resiko," katanya.

Baca Juga:Kasus Harian COVID-19 Capai 300, DIY Pertanyakan Pemotongan Insentif Nakes

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak