- Seratus tenaga kerja mengikuti sertifikasi kompetensi konstruksi di Lampung Selatan pada Kamis, 15 Oktober 2026.
- PT Semen Baturaja berkolaborasi dengan Dinas PUPR dan BJKW II Palembang dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
- Peserta mendapatkan edukasi produk semen serta mengikuti praktik lapangan dan uji kompetensi dari LSP P3SM Lampung.
SuaraLampung.id - Sebanyak 100 tenaga kerja konstruksi mengikuti sertifikasi kompetensi jenjang 2 di Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus mendorong penerapan standar kompetensi dalam pekerjaan konstruksi.
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), turut mendukung kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan serta Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) II Palembang tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan ini dibuka oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., IPP. Pelaksanaannya merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-81 Tahun 2026.
Sertifikasi tersebut ditujukan untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja konstruksi melalui pengujian keterampilan dan pengakuan kemampuan sesuai standar yang berlaku.
Semen Baturaja Berikan Edukasi Penggunaan Semen
Selain mendukung sertifikasi, Semen Baturaja memberikan edukasi mengenai karakteristik produk semen retail dan penerapannya untuk berbagai kebutuhan konstruksi.
Materi product knowledge disampaikan oleh Senior Manager of Pricing & Promotion PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Victorio Nafalino. Edukasi ini diharapkan membantu tenaga kerja memahami pemilihan dan penggunaan material semen sesuai kebutuhan pekerjaan.
“Melalui kegiatan ini, Semen Baturaja tidak hanya mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi, tetapi juga berbagi pengetahuan mengenai karakteristik produk semen dan penerapannya secara tepat. Kami berharap edukasi ini dapat membantu para tenaga kerja memahami pentingnya pemilihan dan penggunaan material yang sesuai standar, sehingga dapat mendukung kualitas hasil pekerjaan konstruksi serta penerapan keselamatan kerja,” ujar Victorio.
Menurutnya, pemahaman terhadap material konstruksi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk mendukung kualitas pekerjaan. Penggunaan material yang sesuai kebutuhan dan standar dapat menunjang hasil konstruksi sekaligus mendukung penerapan keselamatan kerja.
Baca Juga: Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
Setelah mengikuti sesi edukasi, para peserta melanjutkan kegiatan dengan praktik lapangan dan uji kompetensi. Tahapan ini dilaksanakan oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi Mandiri (P3SM) Provinsi Lampung.
Melalui proses tersebut, peserta menjalani penilaian untuk mengukur kompetensi sesuai bidang yang disertifikasi.
Peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan aman. Tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai standar diharapkan mampu menjalankan pekerjaan secara lebih efektif serta mendukung kualitas hasil pembangunan.
Partisipasi Semen Baturaja dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sektor konstruksi.
Perusahaan berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi tenaga kerja konstruksi di Lampung Selatan sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem konstruksi yang kompeten dan berdaya saing.
Semen Baturaja ke depan menyatakan akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia serta edukasi penggunaan produk semen sesuai kebutuhan konstruksi.
Berita Terkait
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar
-
Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Semen Baturaja Dukung Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi di Lampung Selatan
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Fluktuasi Pasar Modal
-
Pabrik Ekstasi Rumahan di Tulang Bawang Digerebek Polisi: Kontrakan Disulap Jadi Lab Narkoba
-
Belantara Way Kambas Membara: 350 Personel Terjang Sungai dan Hutan Lebat Jinakkan Titik Api
-
Tragedi Tengah Malam di Mesuji: Tepergok Curi Getah Karet, Pria 45 Tahun Tewas Diamuk Warga