- Polda Lampung mengerahkan 54 personel gabungan untuk menggelar razia narkotika di enam tempat hiburan malam Bandar Lampung, Minggu dini hari.
- Petugas melakukan tes urine mendadak terhadap 42 pengunjung dan memastikan enam orang terbukti positif mengonsumsi barang haram tersebut.
- Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun menegaskan razia ini merupakan langkah tegas untuk memutus peredaran narkoba.
SuaraLampung.id - Dentuman musik di enam tempat hiburan malam ternama di Bandar Lampung mendadak senyap, Minggu (18/10/2026) dini hari.
Sebanyak 54 personel gabungan bersenjata lengkap merangsek masuk, menggelar razia kilat pemburu narkotika hingga pukul 03.00 WIB.
Operasi yang menyasar ruang-ruang gemerlap malam itu membuahkan hasil. Dari 42 pengunjung yang menjalani tes urine mendadak di tempat, enam orang dipastikan positif mengonsumsi barang haram.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, membeberkan bahwa razia gabungan ini melibatkan Ditresnarkoba Polda Lampung, Polisi Militer TNI AD dan AL, Propam, Dokkes, Samapta, hingga BNNP Lampung.
Operasi menyisir enam titik sekaligus, yakni Karaoke Kenan, JTA, Poppy, serta Kafe WLounge, D’Jazz, dan Shoutbank.
“Langkah ini adalah aksi nyata pencegahan. Dari penyisiran dan tes urine acak terhadap 42 pengunjung yang dicurigai, enam orang terbukti positif narkoba, terdiri dari lima pria dan satu wanita dengan rentang usia 26 hingga 38 tahun,” tegas Kombes Yuni.
Di bawah komando Kasubdit 3 Ditresnarkoba AKBP Radius Utama, petugas menyisir sudut-sudut kelab, memeriksa barang bawaan, identitas pengunjung, hingga toilet tempat hiburan yang kerap jadi celah peredaran gelap.
Yuni menegaskan, operasi ini menjadi peringatan keras bagi para pengelola dan pengunjung tempat hiburan malam agar tidak menjadikan ruang hiburan sebagai sarang narkoba.
"Pemberantasan narkoba butuh tindakan konkret. Razia ini bukan sekadar formalitas pemeriksaan, tapi langkah tegas untuk memutus mata rantai peredaran di titik-titik rawan aktivitas malam," lanjutnya.
Baca Juga: Asap Pekat Mengancam Pengendara Tol Terpeka: Polisi dan Damkar Berpacu Padamkan Api di Km 194
Senada, Direktur Resnarkoba Polda Lampung Kombes Dodi Suryadin menegaskan pihaknya tak akan memberi ruang bagi jaringan narkotika di wilayah hukum Lampung. Penindakan tegas dipastikan berjalan beriringan dengan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.
“Bagi pengguna tentu ada mekanisme asesmen dan pemulihan, namun bagi sindikat dan pengedar, hukumannya tegas tanpa kompromi. Kami minta masyarakat tidak ragu melapor jika mengendus peredaran narkoba di sekitarnya,” pungkas Dodi.
Tag
Berita Terkait
-
Asap Pekat Mengancam Pengendara Tol Terpeka: Polisi dan Damkar Berpacu Padamkan Api di Km 194
-
Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Obrak-abrik 6 Sarang Narkoba di Pringsewu: 2 Terduga Bandar Diciduk
-
Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni
-
Gerebek Sarang Narkoba di RE Martadinata, Polresta Bandar Lampung Ringkus 2 Pengedar dan 1 Pemakai
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Polda Lampung Sambangi 6 Kelab Malam, 6 Pengunjung Tak Berkutik Terbukti Positif Narkoba
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Abu Membubung 500 Meter dan Status Masih Siaga
-
Lambaian Tangan Terakhir di Tengah Ganasnya Ombak, Pria Pesisir Barat Ditemukan Tewas
-
Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel
-
Kabur Sepekan Usai Kena Omel, Siswi SMP Asal Pringsewu Ditemukan di Belakang Pasar Gedongtataan