- Seorang pengendara bernama Garin Yoginta mengaku diperas oknum polisi sebesar Rp600 ribu di Lampung Utara pada Selasa, 13 Oktober 2026.
- Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini menyatakan sedang menelusuri informasi tersebut dan berjanji memberikan tindakan tegas jika terbukti.
- Kapolres mengimbau korban dan masyarakat segera membuat laporan resmi ke Mapolres agar kasus diproses secara transparan.
SuaraLampung.id - Jagat media sosial dihebohkan oleh curhatan seorang pengendara yang mengaku diperas oleh oknum anggota polisi di sekitar Bundaran Kotabumi (Payan Mas), Lampung Utara.
Tak tanggung-tanggung, korban dipaksa menyerahkan uang damai hingga ratusan ribu rupiah meski surat kendaraannya diklaim lengkap.
Merespons kegaduhan tersebut, Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini, langsung turun tangan. Pihaknya kini tengah melakukan penelusuran intensif untuk membongkar fakta di balik unggahan yang mencoreng institusi Korps Bhayangkara tersebut.
"Kami masih menelusuri kebenaran informasi itu dan belum bisa mengambil kesimpulan sebelum faktanya terang benderang. Namun, jika dugaan pemerasan ini terbukti benar, tentu oknum terkait akan kami tindak tegas sesuai aturan," kata AKBP Raswidiati, Selasa (13/10/2026).
Kasus ini mencuat setelah akun warganet bernama Garin Yoginta membeberkan kronologi intimidasi yang dialaminya di grup Facebook Berita Di Wilayah Lampung Utara.
Garin menceritakan, insiden bermula saat dirinya bersama seorang rekannya baru saja selesai mengisi bahan bakar di sebuah SPBU.
Tiba-tiba, ia dibuntuti dan dihentikan paksa oleh oknum polisi yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox menuju pos polisi Bundaran Kotabumi.
Meski seluruh surat-surat kendaraan lengkap, oknum tersebut dituding tetap mencari-cari kesalahan demi memeras korban.
"Awalnya dimintai uang damai Rp1 juta. Kalau tidak, motor kami diancam akan ditahan. Setelah negosiasi alot, kami akhirnya hanya sanggup membayar Rp600 ribu," beber Garin dalam unggahannya.
Baca Juga: Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman
Tak hanya merogoh kocek dalam-dalam, teman korban yang sempat mendokumentasikan aksi tersebut bahkan dipaksa untuk menghapus rekaman video oleh oknum tersebut. Yang memilukan, korban mengaku uang tunai yang dirampas itu sejatinya disiapkan untuk biaya pengobatan.
"Itu uang sakit pak, bapak seenaknya menekan kami. Semoga suatu saat ada ujian yang menyadarkan bapak," tulis akun tersebut penuh kekecewaan.
Menyikapi viralnya kesaksian tersebut, Kapolres Lampung Utara meminta masyarakat, khususnya korban, untuk tidak ragu membuat laporan resmi ke Mapolres Lampung Utara agar perkara ini dapat diproses secara transparan melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).
"Apabila memiliki keluhan terkait kinerja anggota kami, silakan laporkan langsung melalui jalur resmi di Polres Lampung Utara disertai informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," tandas Raswidiati.
Berita Terkait
-
Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman
-
Sindikat Copet Emak-emak Penggasak Duit Nasabah di Pasar Bukit Kemuning Dibekuk di Balam
-
Terlibat Aksi Rampok Sadis di Gubuk Lampung Barat, Pensiunan Polisi dan Rekan Wanita Diringkus
-
Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan
-
Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo
-
Bikin Macet, PKL Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pisang Ditertibkan Pemkot Bandar Lampung
-
Perluas Akses Keuangan Masyarakat, 1,06 Juta BRILink Agen Jadi Andalan BRI
-
Akal Bulus Karyawan di Balam: Catut Nama Toko Buat Nota Fiktif, Gelapkan 600 Galon Perusahaan