Wakos Reza Gautama
Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:50 WIB
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong hilirisasi komoditas kakao dimulai dari tingkat desa agar nilai tambah hasil perkebunan dapat dinikmati langsung oleh petani saat kegiatan pemberdayaan desa wisata melalui pelatihan, penyerahan solar dryer, dan akselerasi pengembangan ekonomi daerah komoditas kakao di Pekon Ampai, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Kamis (8/10/2026). [IG mirzajihan_]
Baca 10 detik
  • Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyerahkan bantuan fasilitas solar dryer di Pekon Ampai, Pesawaran, pada Kamis (8/10/2026).
  • Bantuan tersebut bertujuan mengatasi kerugian petani kakao akibat penjualan biji basah yang harganya anjlok saat musim hujan.
  • PT Permodalan Nasional Madani menyalurkan pembiayaan senilai Rp318 juta kepada 50 debitur petani kakao untuk memperkuat permodalan awal.

Pada agenda yang sama, PNM langsung menyalurkan pembiayaan Rp318 juta bagi 50 debitur petani kakao untuk memperkuat permodalan awal mereka.

Tak berhenti di sektor pertanian murni, kawasan Pekon Ampai yang berstatus Kampung Tua juga diintegrasikan dengan jalur wisata primadona Lampung, mulai dari Kiluan, Pahawang, hingga Gigi Hiu.

Wisatawan nantinya disuguhkan agrowisata pengolahan kakao dan fermentasi lokal di tengah kelestarian hutan sosial.

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyambut baik terobosan ini dan meminta kelompok tani merawat aset pengering surya tersebut secara gotong royong agar bernilai manfaat panjang.

"Jangan hanya mengandalkan biji mentah. Masa depan kakao Pesawaran ada di peningkatan mutu, fermentasi, dan nilai tambah yang dinikmati warganya sendiri," tutup Nanda.

Load More