- Badan Pusat Statistik mencatat laju inflasi bulanan Lampung melambat tajam menjadi 0,14 persen pada September 2026.
- Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat perbaikan infrastruktur serta memacu produktivitas petani guna menjaga pasokan dan mengendalikan harga pangan.
- Bank Indonesia memproyeksikan inflasi Lampung tetap aman, meskipun mewaspadai risiko cuaca ekstrem dan ketidakpastian harga global.
SuaraLampung.id - Laju inflasi di Provinsi Lampung melambat tajam pada September 2026. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi bulanan (month to month) Lampung menyentuh angka 0,14 persen, jauh lebih jinak dibandingkan inflasi nasional yang berada di level 0,30 persen.
Capaian ini menempatkan Lampung, bersama Sumatera Utara, sebagai provinsi dengan inflasi terendah di Pulau Sumatera, sekaligus menembus jajaran lima provinsi paling stabil se-Indonesia.
Kendati sukses menahan gejolak harga pangan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberhasilan ekonomi tidak boleh berhenti di atas kertas statistik semata. Pengendalian harga, tegasnya, wajib diimbangi dengan peningkatan riil pendapatan masyarakat.
"Harga kita jaga, tapi penghasilan masyarakat juga harus kita kuatkan. Ukuran keberhasilan pembangunan bukan sekadar angka ekonomi yang cantik, melainkan apakah masyarakat benar-benar merasa hidupnya semakin ringan dan punya masa depan lebih baik," ujar Mirza.
Di balik meredanya inflasi, Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah taktis di sektor hulu dan logistik. Guna memastikan pasokan pangan tidak terhambat dan memicu lonjakan harga, Pemprov mempercepat perbaikan 62 ruas jalan provinsi dan 24 jembatan sentra distribusi.
Selain infrastruktur jalan, produktivitas petani dipacu melalui program Desaku Maju, pembagian mesin pengering (dryer), pasokan pupuk hayati cair, serta pendampingan UMKM desa.
Upaya ini terbukti efektif di lapangan. Laporan Bank Indonesia (BI) dan BPS mencatat, penurunan harga pada komoditas bawang merah, daging ayam ras, bawang putih, jagung manis, dan minyak goreng menjadi penopang utama deflasi parsial.
Melimpahnya panen bawang merah lokal di Pringsewu, Pesawaran, dan Lampung Barat berhasil meredam lonjakan harga cabai dan beras.
Meski BI memproyeksikan inflasi Lampung bakal aman di rentang sasaran 2,5±1 persen hingga pengujung 2026, sinyal waspada tetap dinyalakan.
Baca Juga: Gagal Gantung Diri karena Tali Putus Usai Habisi Penagih Utang, Pria di Lambar Menyerahkan Diri
Secara tahunan (year on year), inflasi Lampung masih berada di angka 3,51 persen, sedikit di atas rata-rata nasional (3,28 persen).
BI mengingatkan adanya risiko cuaca ekstrem akibat El Nino yang sewaktu-waktu dapat memangkas produksi gabah, ditambah ketidakpastian harga komoditas global yang masih membayangi.
Berita Terkait
-
Gagal Gantung Diri karena Tali Putus Usai Habisi Penagih Utang, Pria di Lambar Menyerahkan Diri
-
Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman
-
Tol Lematang-Panjang Bakal Jadi Jalur Urat Nadi Industri dan Ekspor Lampung
-
Kabur saat Digeledah di Bakauheni, Pria Pembawa Senjata Serbu AR-15 Diciduk di Loteng Ruang Guru
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Inflasi Lampung Terendah se-Sumatera, Gubernur: Jaga Harga Saja Tak Cukup
-
Menabung Jadi Makin Seru, BRI Junio Hadirkan Kartu Debit Edisi Mobile Legends
-
Gagal Gantung Diri karena Tali Putus Usai Habisi Penagih Utang, Pria di Lambar Menyerahkan Diri
-
Horor Asap Kebakaran Tebu di Tulang Bawang: 10 Kendaraan Tabrakan Beruntun, 2 Tewas Terjepit
-
Bisnis Gelap Terbongkar! Penimbun 5.920 Bungkus Rokok Tanpa Cukai di Mesuji Ditangkap