Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani
Rabu, 29 Juli 2026 | 19:17 WIB
Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah dan Berkembang Berkat KUR BRI. (Dok: BRI)

Peningkatan volume usaha turut mendongkrak omzet penjualan. Keberhasilan tersebut tidak hanya memperkuat kondisi finansial keluarganya, tetapi juga mengantarkan kedua anaknya membuka usaha di Surabaya.

Bagi Rosidah, kemitraannya dengan BRI telah berkembang menjadi hubungan yang erat. Melalui kunjungan rutin ke rumah dan tempat produksi, petugas BRI memberikan pendampingan, pelatihan, serta konsultasi untuk mendukung pengembangan usaha.

Selain itu, Rosidah juga merasakan manfaat fleksibilitas layanan BRI yang memungkinkan penambahan modal usaha saat masa pinjaman masih berjalan sehingga kebutuhan operasional tetap terpenuhi.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di berbagai daerah guna mendorong produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat sektor riil sebagai fondasi perekonomian nasional.

Komitmen tersebut tercermin dari realisasi penyaluran KUR BRI hingga Juni 2026 yang mencapai Rp103,81 triliun atau setara 54,63 persen dari kuota KUR BRI tahun ini sebesar Rp190 triliun.

Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor produktif dengan porsi mencapai 75,02 persen dari total KUR yang telah disalurkan.

"Kisah Rosidah membesarkan usaha gula merah di Sumenep menjadi kisah inspiratif dari pelaku UMKM yang memanfaatkan KUR sebagai akses permodalan usaha dan terus berkembang melalui pemberdayaan BRI. Semoga kisah ini menjadi inspirasi yang dapat direplikasi oleh pelaku UMKM lainnya di berbagai wilayah di Indonesia," tegas Akhmad.***

Load More