- Marbot masjid berusia 90 tahun bernama MM menjadi korban pengeroyokan dua pria di Jalan Hos Cokroaminoto, Rawalaut, Senin malam.
- Tersangka berinisial EE dan HE melakukan kekerasan menggunakan besi tumpul akibat tidak terima ditegur saat mengatur parkir kendaraan.
- Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus kedua pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah korban mengalami luka robek dan memar serius.
SuaraLampung.id - Di usia senjanya yang menginjak 90 tahun, MM seharusnya menikmati masa tua dengan ketenangan. Namun, bagi sang marbot Masjid Achmad Sarbini ini, pengabdian setianya justru berujung pada peristiwa pilu yang menyayat hati.
Alih-alih dihormati karena usianya yang hampir satu abad, ia justru menjadi korban kebrutalan dua pria yang usianya jauh di bawahnya.
Senin malam (23/3/2026), sekitar pukul 21.30 WIB, suasana di Jalan Hos Cokroaminoto, Rawalaut, mendadak mencekam.
MM yang menjalankan tugasnya menjaga kesucian dan ketertiban area masjid, menegur seorang juru parkir agar tidak menaruh kendaraan pengunjung kafe di halaman rumah ibadah tersebut. Namun, teguran tulus itu justru dibalas dengan amarah yang meledak.
Pelaku berinisial EE (39), yang merasa tidak terima ditegur, bukannya meminta maaf malah memanggil adiknya, HE (33).
Kakak beradik yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di kafe sebelah masjid ini pun mendatangi sang kakek. Cekcok mulut tak terhindarkan, hingga akhirnya berubah menjadi aksi pengeroyokan yang sangat tidak seimbang.
Tanpa rasa iba, kedua pria itu melayangkan pukulan bertubi-tubi. Tak cukup dengan tangan kosong, sebatang besi tumpul pun mendarat di tubuh renta sang marbot. MM terjatuh, tak berdaya menahan serangan dari dua pria yang sedang kalap tersebut.
Akibat serangan biadab tersebut, sang marbot harus dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami luka robek di bagian kepala, leher dan sikunya lecet-lecet, serta memar biru di bagian kaki. Luka-luka itu menjadi saksi bisu betapa kerasnya hantaman benda tumpul yang mengenai tubuhnya yang sudah rapuh.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengonfirmasi bahwa pihaknya bergerak setelah menerima laporan. Kini, kedua pelaku telah berhasil diringkus dan harus mendekam di sel tahanan.
Baca Juga: Drama 'Koboi' di Bandar Lampung: Maling Motor Lepas Tembakan Usai Temannya Terlindas Mobil
“Benar, kedua pelaku sudah kami amankan dan saat ini telah ditahan di Rutan Polresta Bandar Lampung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Kompol Gigih, Jumat (3/4/2026).
Motif penganiayaan ini sangat sepele. Hanya karena emosi sesaat terkait pengaturan parkir kendaraan. Namun, dampaknya begitu luar biasa besar bagi kesehatan fisik dan psikis seorang lansia.
Berita Terkait
-
Drama 'Koboi' di Bandar Lampung: Maling Motor Lepas Tembakan Usai Temannya Terlindas Mobil
-
Bandar Lampung Darurat Parkir, Pelaku Usaha Wajib Sediakan Lahan Sendiri
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban
-
Panen Cuan Lebaran! Toko Oleh-Oleh Diserbu Pemudik, Pengunjung Naik 3 Kali Lipat
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober
-
3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
-
Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi
-
Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur
-
Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar