- BPOM melarang peredaran Daviena Skincare Intensive Night Cream karena mengandung deksametason, obat keras berbahaya dalam kosmetik.
- Penggunaan deksametason tanpa resep dokter dapat menyebabkan risiko serius seperti penipisan kulit dan ketergantungan jangka panjang.
- BPOM menemukan puluhan kosmetik mengandung bahan terlarang lain dan mengimbau masyarakat cek izin edar serta hati-hati klaim instan.
SuaraLampung.id - Nama Daviena Skincare belakangan ramai diperbincangkan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memasukkan salah satu produknya ke dalam daftar kosmetik yang dilarang beredar. Tak sedikit konsumen yang terkejut, sebab produk tersebut sebelumnya digunakan dan dikenal publik.
Berdasarkan keterangan resmi BPOM, produk yang ditindak adalah Daviena Skincare Intensive Night Cream with AHA. Hasil pengujian menunjukkan produk ini mengandung deksametason, yakni obat keras golongan kortikosteroid yang tidak boleh digunakan dalam kosmetik.
Deksametason lazim dipakai dalam dunia medis untuk menangani peradangan tertentu dan harus berdasarkan resep dokter. Jika digunakan bebas dalam skincare, zat ini memang bisa membuat kulit terasa lebih halus dan “tenang” dalam waktu singkat. Namun di balik efek instan tersebut, risikonya tidak kecil.
BPOM menjelaskan, penggunaan deksametason tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti penipisan kulit, kemerahan berkepanjangan, hingga ketergantungan kosmetik. Dalam banyak kasus, kondisi kulit justru memburuk ketika pemakaian produk dihentikan.
Inilah yang membuat produk dengan kandungan steroid sering terasa “cocok” di awal, tetapi menimbulkan masalah serius dalam jangka panjang. Konsumen kerap mengira itu reaksi biasa, padahal kulit sedang mengalami efek obat keras.
Perlu dipahami, sebuah produk kosmetik bisa saja sebelumnya memiliki izin edar, tetapi izin tersebut dapat dicabut jika ditemukan pelanggaran, termasuk perubahan formulasi atau kandungan yang tidak sesuai ketentuan.
Dalam kasus Daviena Skincare, BPOM menilai produk tersebut tidak memenuhi persyaratan keamanan kosmetik, sehingga harus ditarik dari peredaran demi melindungi konsumen.
BPOM menegaskan, kasus Daviena Skincare bukanlah kejadian terisolasi. Dalam pengawasan yang sama, BPOM menemukan puluhan produk kosmetik lain mengandung bahan terlarang seperti asam retinoat, hidrokinon, hingga merkuri. Mayoritas produk tersebut menjanjikan hasil instan, mulai dari wajah glowing, jerawat cepat kering, hingga flek memudar drastis.
BPOM mengimbau masyarakat agar lebih cermat sebelum menggunakan produk skincare, terutama krim malam dan produk pemutih. Konsumen disarankan selalu mengecek izin edar BPOM, membaca label dengan teliti, serta tidak mudah tergiur klaim “glowing cepat”.
Baca Juga: Menelusuri Kebun Kopi Robusta di Lampung Barat, Dari Lereng hingga Secangkir Kopi Juara
Jika muncul reaksi tidak wajar seperti perih berlebihan, kemerahan ekstrem, atau jerawat parah, pemakaian sebaiknya dihentikan dan segera dikonsultasikan ke tenaga medis.
Kasus Daviena Skincare menjadi pengingat bahwa skincare yang aman tidak bekerja secara instan. Perawatan kulit yang sehat membutuhkan waktu, konsistensi, dan produk yang jelas kandungan serta legalitasnya.
Berikut produk yang dilarang BPPOM:
1. DAVIENA Skincare Intensive Night Cream with AHA
(NA18240100777) - Mengandung: Deksametason
2. DRWSKINCARE by Dr. Wahyu Triasmara Dermabright
(NA18211902328) - Asam retinoat, mometason furoat
3. DRWSKINCARE by Dr. Wahyu Triasmara Radiant Acne Brightening (NA18210102052) - Klindamisin
Tag
Berita Terkait
-
Promo Indomaret Januari 2026 untuk Belanja Hemat, Snack dan Minuman Turun Harga
-
15 Promo Indomaret untuk Ibu & Anak Awal 2026, Susu hingga Popok Diskon
-
7 Promo Alfamart Paling Murah Sejagat untuk Kebutuhan Harian, Tanpa Syarat Belanja
-
7 Promo Kopi Alfamart untuk Stok Ngopi Awal 2026, Harga Mulai Rp4 Ribuan
-
Promo Indomaret Awal 2026: Daftar Snack & Minuman Harga Lebih Murah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung
-
Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?